Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PELAYANAN BPJS: Jamsostek baru layani 12 Juta Pekerja Formal

BISNIS.COM, JAKARTA—Jaminan sosial yang diberikan PT Jamsostek (Persero) kepada pekerja formal baru mencapai 30% atau sekitar 12 juta orang dari total pekerja sektor itu yang mencapai sekitar 40 juta orang.
R Fitriana
R Fitriana - Bisnis.com 10 Juni 2013  |  11:30 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Jaminan sosial yang diberikan PT Jamsostek (Persero) kepada pekerja formal baru mencapai 30% atau sekitar 12 juta orang dari total pekerja sektor itu yang mencapai sekitar 40 juta orang.

Menurut Direktur Utama PT Jamsostek Elvyn G. Massasya, dengan potensi yang masih relatif besar itu maka pihaknya melakukan berbagai terobosan untuk memperbesar pelayanan kepada peserta.

“Dengan pelayanan yang semakin baik dapat menarik minat pekerja atau perusahaan yang belum mendaftar sebagai peserta, apalagi undang-undang mewajibkan hal itu,” katanya, Senin (10/6/2013).

Sampai dengan Maret 2013, kepesertaan jaminan sosial tenaga kerja (jamsostek) tercatat 11,3 juta orang tenaga kerja aktif dan perusahaan aktif tercatat 171.291.

Saat ini, jelasnya, potensi tenaga kerja di Indonesia sebanyak 105 juta orang yang terbagi dari pekerja sektor formal sedikitnyar 40 juta orang dan pekerja informal sekitar 60 juta orang. Artinya, saat ini Jamsostek baru melayani pekerja sekitar 30% dari total pekerja sektor formal yang ada.

Hingga kini, PT Jamsostek memiliki 11 kantor wilayah, 121 kantor cabang, dan 53 kantor cabang pembantu yang tersebar di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jamsostek formal pelayanan pekerja kantor peserta informal cabng
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top