Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SIDANG KABINET MENDADAK: SBY Instruksikan Revolusi Birokrasi Perizinan Usaha

BISNIS.COM, JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan jajarannya untuk melakukan revolusi birokrasi dalam hal perizinan khususnya terhadap sektor usaha.Pasalnya, negara telah banyak merugi dan kehilangan kesempatann akibat proses birokrasi
Anggi Oktarinda
Anggi Oktarinda - Bisnis.com 07 Mei 2013  |  21:19 WIB
SIDANG KABINET MENDADAK: SBY Instruksikan Revolusi Birokrasi Perizinan Usaha
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan jajarannya untuk melakukan revolusi birokrasi dalam hal perizinan khususnya terhadap sektor usaha.

Pasalnya, negara telah banyak merugi dan kehilangan kesempatann akibat proses birokrasi rumit dan berbelit-belit dalam hal pemberian izin kepada sektor usaha.

"Oleh karena itu, saya kira sudah saatnya untuk melakukan revolusi birokrasi, bukan sekedar reformasi birokrasi," ujarnya di hadapan para menterinya dalam sidang kabinet terbatas mendadak, Selasa (7/5/2013) petang.

SBY mencontohkan berbelitnya perizinan dalam bidang usaha eksplorasi minyak dan gas (migas). Dalam sektor tersebut, perusahaan/investor harus menempuh puluhan perizinan.

"Ini contoh kecil dari ribuan perizinan yang ada di negeri ini. Padahal kalau itu bisa dipangkas, sepertiganya saja, ekonomi akan lebih bergerak lagi. Sekali lagi, kita [pemerintah] sangat dirugikan oleh aturan yang dibikin kita sendiri," katanya.

Birokrasi berbelit, papar SBY, telah menghambat investasi. "Oleh karena itu, perlu ada perubahan radikal tentang perizinan atau pengelolaan usaha". (yus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sby izin usaha
Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top