Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelemahan Ekspor-Impor Diperkirakan Masih Menekan Perekonomian Kuartal I

BISNIS.COM, JAKARTA—Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi masih melambat pada triwulan pertama tahun ini karena tertekan oleh pelemahan kinerja ekspor dan impor dan perlambatan laju investasi.
Ahmad Puja Rahman Altiar
Ahmad Puja Rahman Altiar - Bisnis.com 05 Mei 2013  |  14:11 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi masih melambat pada triwulan pertama tahun ini karena tertekan oleh pelemahan kinerja ekspor dan impor dan perlambatan laju investasi.

Kepala Ekonom Bank Mandiri Destry Damayanti memprediksi produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal I/2013 akan tumbuh pada kisaran 6,1%-6,2% dari periode yang sama tahun lalu.

Menurutnya, ada kemungkinan tingkat pertumbuhan ekonomi hanya mencapai level bawah dari kisaran estimasi tersebut, yakni 6,1%, yang berarti tidak banyak berubah dari kuartal IV/2012 yakni 6,11%.

“Kami memprediksi 6,1%-6,2%, karena investasi tidak secepat periode sebelumnya dan net export masih negatif. Hanya konsumsi swasta yang masih bertahan dan menopang pertumbuhan,” kata Destry kepada Bisnis, Minggu (5/5/2013).

Destry menjelaskan faktor utama penekan pertumbuhan ekonomi adalah melemahnya kinerja perdagangan dengan luar negeri. Badan Pusat Statistik pada Rabu (1/4/13) melaporkan defisit perdagangan sebesar US$67,5 juta sepanjang 3 bulan pertama tahun ini.

Setelah membukukan defisit bulanan pada Januari dan Februari 2013, Indonesia memang kembali membukukan surplus pada Maret 2013 sebesar US$305 juta. Namun, surplus tercapai lebih karena penurunan impor sebesar 4% dari Februari 2013.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pertumbuhan Ekonomi pdb destry damayanti ekspor impor produk domestik bruto
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top