Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

JAMINAN SOSIAL: Klise, Kapan Pemerintah Siap Terapkan SJSN

BISNIS.COM,JAKARTA -- Pemerintah dinyatakan belum sepenuhnya siap untuk menjalankan sisten jaminan sosial nasional (SJSN) yang akan dimulai tahun depan. Masalah iuran, regulasi operasional dan aspek kelembagaan beberapa hal yang segera diselesaikan.Koordinator
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 09 April 2013  |  20:39 WIB

BISNIS.COM,JAKARTA -- Pemerintah dinyatakan belum sepenuhnya siap untuk menjalankan sisten jaminan sosial nasional (SJSN) yang akan dimulai tahun depan.

Masalah iuran, regulasi operasional dan aspek kelembagaan beberapa hal yang segera diselesaikan.

Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar mengatakan sampai saat ini masih ada regulasi operasional seperti Perpres Iuran dan Kelembagaan yang belum dibuat.

"PP Nomor 101/2012 tentang penerima bantuan iuran dan Peraturan Presiden Nomor 12/2013 tentang Jaminan Kesehatan isinya tidak mengakomodir kepentingan rakyat," ujar Timboel dalam Forum Komunikasi SJSN I di Hotel Balairung, Jakarta, Selasa (9/4).

Selain itu Timboel juga menyayangkan dewan komisaris PT Jamsostek yang nantinya menjadi badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) Ketenagakerjaan diisi orang-orang yang menolak program ini.

Dia khawatir hadirnya orang yang kontra dengan sistem ini bisa menghambat proses transformasi.

Namun Direktur Utama PT Jamsostek Elvyn G. Masassya membantah bahwa para komisaris menghambat transformasi.

"Selama kami mempresentasikan bahwa program ini untuk para pekerja, mereka setuju dan diterima," ungkap Elvyn.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jamsostek sjsn bpjs

Sumber : Mahmudi Restyanto

Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top