Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WIKA Bangun Pabrik Tiang Beton Listrik di Myanmar

BISNIS.COM, JAKARTA-PT Wijaya Karya Tbk mengungkapkan perseroan telah memiliki mitra lokal untuk membangun pabrik beton untuk tiang pancang tiang listrik di Myanmar. Perseroan hingga kini masih menghitung besaran nilai investasi yang harus dikeluarkan
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 02 April 2013  |  18:15 WIB
WIKA Bangun Pabrik Tiang Beton Listrik di Myanmar

BISNIS.COM, JAKARTA-PT Wijaya Karya Tbk mengungkapkan perseroan telah memiliki mitra lokal untuk membangun pabrik beton untuk tiang pancang tiang listrik di Myanmar. Perseroan hingga kini masih menghitung besaran nilai investasi yang harus dikeluarkan untuk membangun pabrik di luar negeri tersebut.

Direktur SDM dan Pengembangan PT Wijaya Karya Tonny Warsono menjelaskan perseroan menargetkan kerja sama itu dapat segera ditandatangi pada tahun ini sehingga dapat segera direalisasikan.

"Kami sudah menjajaki kemungkinan membangun pabrik dengan 100% teknologi WIKA, sudah berjumpa dengan mitra yang serius dan sedang menghitung proposal," ujar Tonny di Jakarta, Selasa (02/04/2013).

Ia menjelaskan perseroan juga sudah mendapat beberapa pilihan lahan untuk pembangunan pabrik itu. Menurutnya peluang bisnis di Myanmar masih terbuka lebar karena negara itu tengah bangkit dari keterpurukan situasi politik.

Sekedar catatan, WIKA diawal tahun kemarin membangun akan membangun pabrik beton di Gresik dengan estimasi nilai investasi sebesar Rp250 miliar.
Pabrik beton yang akan mengambil lokasi di lahan milik PT Garam itu nantinya akan dilengkapi dengan pelabuhan untuk membantu kelancaran pengangkutan dan pengiriman.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

myanmar pabrik beton pt wijaya karya
Editor : Others

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top