Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERUM NAVIGASI Kekuarangan 1.640 Karyawan

JAKARTA—Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) membutuhan sekitar 1.640 tenaga kerja baru untuk mendukung kinerja perusahaan navigasi itu.
- Bisnis.com 16 Januari 2013  |  21:28 WIB

JAKARTA—Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) membutuhan sekitar 1.640 tenaga kerja baru untuk mendukung kinerja perusahaan navigasi itu.

Direktur Utama Perum LPPNPI Ichwanul Idrus menjelaskan setidaknya 555 tenaga kerja dibutuhkan untuk air traffic controller (ATC), 435 tenaga kerja untuk komunikasi penerbangan, penerangan aeronautika 250 orang, dan teknisi radio radar sekitar 400 orang.

“Berdasarkan catatan saya sewaktu menjadi Direktur Navigasi Kementerian Perhubungan, pada Maret 2012 kebutuhan kita sekitar itu, banyak sekali. Sekarang kemungkinan bisa meningkat,” katanya di Kementerian BUMN hari ini, Rabu (16/1/2013).

Perum Navigasi memperoleh modal kerja senilai Rp97,95 miliar dari kekayaan negara yang dipisahkan dan tidak terbagi atas saham.

Saat ini, perum juga memperoleh limpahan aset di empat bandara, yakni Bandara Iskandar di Pangkalan Bun (Kalimantan Tengah), Bandara Juwata di Tarakan (Kalimantan Timur), Bandara Sentani (Jayapura), dan Bandara Dewandaru di Karimun Jawa (Jawa Tengah).

Menteri Perhubungan EE Mangindaan menuturkan saat ini jumlah tenaga kerja di ATC mencapai 1.000 orang. “Namun, berdasarkan standar ideal, maka jumlah itu perlu ditambah 800 lagi,” tuturnya.

Perum Navigasi resmi beroperasi mulai Rabu (16/1).Pemerintah menyadari tantangan yang harus dihadapi perusahaan baru itu sangat berat.


Kementerian Perhubungan berharap LPPNPI mampu mengatasi permasalahan-permasalahan krusial di bidang navigasi.

Hal itu berkaitan dengan penaikan jumlah penumpang pesawat setiap tahun dan keselamatan penumpang. (sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top