Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI TEKSTIL: Tarif listrik naik, PHK dilakukan

JAKARTA-- Kenaikan tarif tenaga listrik (TTL) sebesar 15 % pada 2013 membuat pelaku usaha tekstil dan produk tekstil (TPT) harus memangkas biaya produksi melalui pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan."Tahun depan, industri TPT di dalam
News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 Desember 2012  |  05:30 WIB

JAKARTA-- Kenaikan tarif tenaga listrik (TTL) sebesar 15 % pada 2013 membuat pelaku usaha tekstil dan produk tekstil (TPT) harus memangkas biaya produksi melalui pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan."Tahun depan, industri TPT di dalam negeri terus mengalami hambatan dengan besarnya kenaikan TTL serta meningkatnya upah minimum provinsi (UMP). Untuk mengurangi biaya produksi, produsen akan mengurangi jumlah karyawan," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ernovian G. Ismy, di Jakarta, Jumat (28/12/2012).Pertumbuhan industri TPT pada 2013, menurut Ernovian, akan menurun drastis akibat tingginya biaya energi."Tahun lalu, pertumbuhan industri TPT Indonesia mencapai 13,4 persen. Dengan tingginya biaya energi pada 2013, diperkirakan pertumbuhannya sebesar lima persen," paparnya.Sedangkan Ketua Umum API, Ade Sudrajat, mengatakan kenaikan TTL sangat memberatkan sektor industri TPT dan membuat daya saing produk Indonesia terus melemah."Bagi industri tekstil, listrik memiliki kontribusi yang sangat besar dalam struktur biaya produksi. Pada pabrik pembuatan serat, pasokan listrik memberikan kontribusi 25 persen dari keseluruhan biaya produksi," ujarnya.Ade menambahkan, untuk industri pertenunan, pasokan listrik mempunyai peranan sebesar 14,4 persen dalam proses produksi."Sektor energi khususnya listrik sangat berpengaruh terhadap produksi TPT. Hanya industri garmen yang persentase listriknya kecil dalam struktur biaya produksi, yakni hanya 1,3 persen," tandasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top