Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI GALANGAN KAPAL: Prioritaskan produksi lokal

JAKARTA—Industri galangan kapal nasional meminta pemerintah memprioritaskan produksi lokal dan meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sehingga diharapkan mampu menggairahkan sektor industri tersebut.
Muhamad Arsyad Paripurna
Muhamad Arsyad Paripurna - Bisnis.com 13 Desember 2012  |  20:25 WIB

JAKARTA—Industri galangan kapal nasional meminta pemerintah memprioritaskan produksi lokal dan meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sehingga diharapkan mampu menggairahkan sektor industri tersebut.

Tjahjono Roesdianto, Ketua Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (Iperindo), menuturkan selama ini industri galangan kapal telah menerima sejumlah permintaan reparasi dan pembuatan kapal baru dari sejumlah perusahaan milik pemerintah, baik kapal penumpang maupun tanker pengangkut minyak dan gas (migas), seperti PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), dan PT Pertamina.

Akan tetapi, itu dinilai perlu ditingkatkan karena saat ini pemesanan kapal masih terfokus untuk kapal berkapasitas kecil, seperti 1.500 dead weight ton (dwt) dan 3.500 dwt.

Untuk keperluan kapal berkapasitas besar, ujarnya, perusahaan dalam negeri terkesan masih kurang yakin dengan industri galangan kapal domestik sehingga mereka lebih memilih mengimpor dari sejumlah negara.

Menurutnya, industri dalam negeri sebenarnya telah siap meningkatkan kapasitas produksi hingga tanker berkapasitas 17.500 dwt.

Untuk itu, industri domestik seharusnya diberikan jam terbang yang lebih tinggi agar terbiasa membuat kapal berkapasitas besar dan bisa memenuhi permintaan konsumen.

“Keberpihakan pemerintah melalui peningkatan TKDN perlu digenjot agar industri galangan kapal tetap menjadi primadona,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (13/12/2012).(msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Herdiyan

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top