Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKSPANSI CIPUTRA: Bangun 20 Budget Hotel di Indonesia

CIREBON-PT Ciputra Property Tbk (CTRP) melalui anak perusahaannya, PT Ciputra Ayutapradana dalam dua tahun ke depan akan membangun 20 budget hotel yang tersebar di seluruh Nusantara. Pembangunan budget hotel itu dimaksudkan untuk menangkap peluang bisnis
News Editor
News Editor - Bisnis.com 12 Desember 2012  |  18:27 WIB

CIREBON-PT Ciputra Property Tbk (CTRP) melalui anak perusahaannya, PT Ciputra Ayutapradana dalam dua tahun ke depan akan membangun 20 budget hotel yang tersebar di seluruh Nusantara. Pembangunan budget hotel itu dimaksudkan untuk menangkap peluang bisnis hotel budget yang sedang dan masih akan terus berkembang ke depan.Ciputra Group menargetkan menjadi nomor satu dalam bisnis budget hotel. Nilai investasi tiap hotel ditaksir sekitar Rp47, 4 miliar.“Dalam dua tahun ke depan, Ciputra akan membangun 20 budget hotel yang tersebar di seluruh Indonesia mulai dari Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Bengkulu, Balikpapan. Untuk di Jabodetabek akan ada di Serpong dan Bintaro,” ungkap Managing Director Ciputra Group, Cakra Ciputra dalam acara ground breaking budget Hotel Ciputra (12/12).Cakra menjelaskan Cirebon menjadi kota pertama pembangunan budget hotel yang akan disusul oleh kota-kota lainnya. Cirebon dipilih karena potensi industri pariwisata yang terus berkembang. Budget hotel dimaksudkan untuk menjadi alternatif penginap yang terjangkau baik untuk wisatawan domestik maupun mancanegara.Keduapuluh budget hotel itu akan bernama “Citradream”. Citradream Cirebon akan dibangun di atas lahan seluas 1600 meter persegi. Hotel itu dirancang 8 lantai dengan 121 kamar dan dilengkapi dua ruang rapat yang dapat disatukan. Budget hotel Citradream Cirebon ditawarkan dengan harga Rp400.000 untuk satu malam.Sementara itu, Direktur Ciputra Group, Tulus Susanto mengungkapkan budget hotel Ciputra menyasar pasar low class dan ingin menjadi nomor satu dalam bisnis budget hotel. Kendati pangsa pasar budget hotel sangat ramai, Tulus optimis budget hotel Citradream dapat bersaing mengingat kualitas dan pengalaman Ciputra.“Dengan pengalaman Ciputra, perusahaan masuk dalam budget hotel yang menyasar pasar low class tetapi dengan kualitas pelayanan internasional. Kami ingin menjadi nomor satu dalam bisnis budget hotel,” ujarnya.Sementara itu, Project Manager PT Ciputra Ayutaprada, Megahwira mengungkapkan keduapuluh budget hotel Ciputra beragam untuk jumlah kamarnya tergantung perizinan di tiap-tiap daerah. Tahun depan Budget hotel Citradream akan hadir di Semarang (9 lantai), Yogyakarta (7 lantai) dan Bandung (6 lantai).Kemudian akan menyusul yang lagi diurus perizinannya seperti di Bengkulu, Balikpapan, Serpong dan Bintaro. Megahwira menaksir nilai investasi untuk tiap hotel hampir sama sekitar Rp47 miliar.“Ke depan badget hotel kami proyeksikan menjadi mess wisatawan karena potensi pasar yang sangat bagus. Kami menargetkan occupany rate di tahun pertama sebesar 70%,” jelasnya.Dia melanjutkan pihaknya juga mengincar kawasan wilayah timur Indonesia seperti Manado, Makasar dan kota lainnya. “Prinsipnya kami ingin hadir di seluruh Indonesia,” ungkapnya.Megahwira mengungkapkan Citradream akan menyediakan fasilitas kamar yang nyaman dengan harga yang terjangkau dan fasilitas pendukung lainnya seperti internet dan ruang meeting.Sementara itu,Sekertaris Daerah Kota Cirebon, Hasanudin Minnap pertumbuhan Cirebon adalah salah satu yang tertinggi di daerah Jawa Barat. Kehadiran Citradream di Cirebon diharapkan menjadi jawaban atas tingginya kebutuhan penginapan di kota udang itu.“Hotel-hotel di Cirebon 95% selalu dihuni. Apalagi hari libur, mencari penginapan pasti susah. Kami sangat senang dan antusias Ciputra di Cirebon, ” ungkapnya.Ia melanjutkan tahun 2012 terdapat 12 perizinan untuk membangun hotel di Cirebon. Adapun berdasarkan data Pemerintah Kota Cirebon, hotel bintang tiga dan empat di Cirebon berjumlah 39 hotel.“Cirebon memang terkenal dengan kota udang atau usaha dan dagang, sehingga penginapan sangat dibutuhkan,” ungkapnya. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Thomas Mola

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top