KRISIS BBM: Kembangkan mobil hemat bensin, Sumut alokasikan Rp750 juta

MEDAN-Pemerintah Provinsi Sumatra Utara memasukkan dana pengembangan mobil hemat bahan bakar minyak temuan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Sumatra Utara dalam APBD 2013.Plt Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho mengatakan kebijakan ini dilakukan
News Editor | 11 Desember 2012 14:03 WIB

MEDAN-Pemerintah Provinsi Sumatra Utara memasukkan dana pengembangan mobil hemat bahan bakar minyak temuan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Sumatra Utara dalam APBD 2013.Plt Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho mengatakan kebijakan ini dilakukan untuk mendukung kreativitas mahasiswa, sekaligus mengembangkan penelitian yang dapat membantu mengurangi penggunaan BBM melalui mobil hemat energi, sejalan dengan program Pemerintah."Pemprov menyalurkan dana melalui APBD 2013 sebesar Rp 750juta untuk pengembangan Mobil Horas, mobil hemat energi temuan mahasiswa Fakultas Teknik USU," ujar Gubernur, Selasa (11/12).Mobil Horas merupakan mobil hemat energi yang mampu menempuh jarak 139 kilo meter untuk 1 liter BBM. Konsumsi BBM mobil ini tergolong sangat rendah dan telah mengalami peningkatan dari Mobil Horas generasi pertama yang diluncurkan pada 2011, yakni 97 kilo meter per liter.Mobil Horas berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi Indonesian Energy Marathon Challenge (IEMC) di Surabaya yang digelar oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Kemendiknas RI pada 29 November 2012,  diikuti oleh 26 peserta se-Indonesia.Mobil Horas USU mampu mendahului mobil hemat energi karya Universitas Gajah Mada Yogyakarta yang berada pada posisi Juara II.Prof  Sjahril Pasaribu, Rektor USU, mengatakan pihaknya berharap mahasiswa, dosen, dan peneliti di Fakultas Teknik USU, khususnya jurusan Teknik Mesin dapat mewujudkan manfaat dari penelitian ini dalam kehidupan sehari-hari masyarakat."Kalau tahun ini kami bisa juara terbaik pertama mobil hemat energi, maka tahun depan harus lebih baik lagi karena yakinlah unversitas-universitas lain tentu terus melakukan inovasi dan temuan-temuan aktual guna menyaingi yang sudah dicapai USU ini,” ujarnya.Sebagai bentuk penghargaan USU kepada para penemu Mobil Horas dan memotivasi mahasiswa lain untuk berprestasi di bidangnya, Rektor membebaskan biaya kuliah 1 tahun kepada mahasiswa anggota tim mobil hemat BBM ini. (K18/Bsi)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Asni Oktarina Rambe

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup