Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI SEMEN: Siam Cement Group investasi Rp3,4 miliar di Jabar

JAKARTA----Siam Cement Group (SCG) akan membangun pabrik semen terintegrasi berkapasitas 1,8 juta ton per tahun di Jawa Barat pada 2015, dengan nilai investasi sebesar Rp3,4 miliar.
- Bisnis.com 26 Oktober 2012  |  05:54 WIB

JAKARTA----Siam Cement Group (SCG) akan membangun pabrik semen terintegrasi berkapasitas 1,8 juta ton per tahun di Jawa Barat pada 2015, dengan nilai investasi sebesar Rp3,4 miliar.

President & CEO SCG Kan Trakulhoon menjelaskan rencana investasi di Indonesia tersebut meliputi pembangunan pembangkit listrik tenaga limbah guna mengurangi penggunaan listrik.

Selain di Indonesia, lanjut Kan, SCG juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,72 miliar untuk perluasan pabrik Semen Kampot di Kambodja pada pertengahan 2015, dengan penambahan kapasitas menjadi 900.000 ton per tahun.

“Selama 10 tahun ke depan, baik Indonesia dan Kambodja diperkirakan akan mengalami peningkatan permintaan terhadap semen hingga 5%-10%,” tulis Kan dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Kamis malam (25/10/2012).

Selain itu, jelas Kan, SCG juga investasi sebesar Rp1,93 miliar untuk memperluas kapasitas pabrik kemasan kertas di Thailand menjadi 400.000 ton per tahun, yang akan di mulai pada 2014.

Total alokasi belanja modal guna mendukung rencana penanaman modal SCG di Indonesia, Kambodja, dan Thailand mencapai Rp7,25 miliar.

Pada kesempatan ini, SCG mengumumkan omset penjualan di Indonesia selama kuartal III/2012 yang mencapai Rp1 miliar, tumbuh 112% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Realisasi penjualan di Tanah Air tersebut berkontribusi terhadap omset penjualan SCG secara global, yang tercatat sebesar Rp32,58 miliar atau tumbuh 11% dibandingkan hasil kuartal III/2011.

“Pertumbuhan omset SCG di Indonesia berkat pendapatan gabungan dari SCG Semen Indonesia, operasional beton yang baru saja diakuisisi dan usaha pertambangan di Indonesia,” ujar Kan.

Secara kumulatif, SCG mencatatkan pendapatan dari penjualan sebesar Rp.96,16 miliar selama periode Januari-September, tumbuh 10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Akan tetapi, keuntungan yang dibukukan SCG sebesar Rp2 miliar pada kuartal III/2012 mengalami penurunan 13% dibandingkan keuntungan yang didapat pada kuartal III/2011.

Secara keseluruhan, keuntungan SCG dalam Sembilan bulan pertama 2012 tercatat sebesar Rp5,2 miliar, turun 31% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. (Foto:Biotec.or.th) (msb)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Agust Supriadi

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top