Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MAKRO EKONOMI: Pemerintah waspadai overheating

JAKARTA: Pemerintah mewaspadai terjadinya overheating akibat peningkatan impor di tengah melemahnya ekspor dan gelombang krisis Eropa yang belum mereda.Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo mengatakan dampak krisis Eropa sudah mulai memperlambat laju
Diena Lestari
Diena Lestari - Bisnis.com 25 Mei 2012  |  19:09 WIB

JAKARTA: Pemerintah mewaspadai terjadinya overheating akibat peningkatan impor di tengah melemahnya ekspor dan gelombang krisis Eropa yang belum mereda.Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo mengatakan dampak krisis Eropa sudah mulai memperlambat laju perekonomian China dan India, untuk itu kebijakan fiskal dan moneter harus terus dijaga."Kita harus bisa mempersiapkan diri dengan memperbaiki iklim investasi di Indonesia dan menyakinkan investor domestik maupun asing melakukan reinvestasi atas hasil-hasilnya," ujarnya usai pelantikan pejabat Eselon II Kemenkeu, Jumat 25 Mei 2012.Selain itu, Menkeu juga menegaskan pentingnya mengendalikan kinerja ekspor-impor Indonesia. "Karena peningkatan impor yang besar akan membuat ekonomi menjadi panas."Untuk mengundang investasi, lanjut Agus, Indonesia perlu melakukan reformasi di bidang pembebasan lahan dan perizinan, meningkatkan koordinasi pusat-daerah, dan meningkatkan iklim tenaga kerja."Ini semua kita lakukan dan program MP3EI dan MP3KI terus mendapat perhatian pemerintah untuk bisa didorong supaya pertumbuhan investasi meningkat akan bisa terus terjaga ke depannya."Pada 2013, pemerintah menargetkan peningkatan kontribusi investasi terhadap pertumbuhan ekonomi yang dipatok 6,8%-7,2%.Dengan laju pembentukan modal tetap bruto (PMTB) diharapkan sebesar 11,9%-12,3%, meningkat dibandingkan target pertumbuhan investasi tahun ini yang diharapkan mencapai 10,5%-11%."Di 2013 ini kalau kita mengejar pertumbuhan ekonomi 6,8%-7,2% kontribusi pertumbuhan yang lebih besar dari investasi dibandingkan dari pengeluaran yang lain, ini untuk pertama kalinya," kata Menkeu. (ra)

 

BACA JUGA:

FORMULA 1—Latihan 1 & 2 Belum Kuak Kekuatan Pebalap

Terkoreksi Lagi, IHSG Turun Di Bawah 3.900

Buyback Antam Turun Rp500/Gram, Harga Jual Stagnan Rp491.300—Rp530.500

Iran Mbulet Soal Nuklir, Minyak Kembali Ke Atas US$90

Kinerja Emiten Membaik, Stoxx Europe 600 Rebound

 

READ ALSO:

 Indonesia Stocks Slump 92.23 Points In Midday Break Session

PERTAMINA EP’s Output Reaches 130,000 Barrel

MARKET MOVING: Indonesian Export Continues To Weaken

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top