Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PRODUKTIVITAS PERTANIAN sudah jenuh

JAKARTA: Pertumbuhan kinerja sektor pertanian sulit lebih dari 5% jika tidak ada pencetakan lahan baru karena produktivitas produk pertanian sudah mencapai titik optimal.Sumbangan Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian dalam arti luas (mencakup
Yeni H. Simanjuntak
Yeni H. Simanjuntak - Bisnis.com 23 Mei 2012  |  15:41 WIB

JAKARTA: Pertumbuhan kinerja sektor pertanian sulit lebih dari 5% jika tidak ada pencetakan lahan baru karena produktivitas produk pertanian sudah mencapai titik optimal.Sumbangan Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian dalam arti luas (mencakup sektor kehutanan, kelautan dan perikanan) pada 2011 sebesar 14,7% bertumbuh 2,95% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan mengatakan sektor pertanian berbeda dengan sektor industri dan jasa, ketika input pertanian ditambah, maka belum tentu outup yang dihasilkan juga bertambah.Hal itu disebabkan secara alami sektor pertanian memiliki titik optimal. Sebagai contoh produktivitas pangan jika sudah menyentuh titik optimal, maka tidak dapat lagi ditingkatkan kendati input seperti pupuk dan benih ditambah.

"Jangan berharap [PDB] sektor pertanian tumbuh di atas 5%, karena by nature tidak seperti sektor lain. Namun, pertumbuhan [PDB pertanian] 5% menjadi cita-cita bersama. Proses bisnis di pertanian tidak seperti di industri," ujarnya saat membuka Musrenbang Kementerian Pertanian, Rabu, 23 Mei 2012.Menurutnya, agar pertumbuhan sektor pertanian lebih dari 5%, maka harus ada penambahan lahan baru melalaui pencetakan sawah baru.Pencetakan lahan sawah baru, lanjutnya, untuk mengimbangi laju konversi lahan pertanian.Namun, program pencetakan lahan sawah baru tidak berjalan optimal. Menurutnya, pencetakan lahan sawah baru saat ini tidak dapat diperoleh hasilnya pada tahun ini, tetapi pada tahun-tahun berikutnya.Namun, Kementerian Pertanian menargetkan pertumbuhan produksi padi pada 2013 dan 2014 masing-masing 6,25% berada di atas 5%, guna mencapai target surplus beras 10 juta ton pada 2014. "Target sektor pertanian tidak pernah berani di atas 5%."PDB Pertanian dalam arti luas menunjukkan pertumbuhan 2,95% pada tahun lalu dengan rincian subsektor tanaman bahan makanan tumbuh 1,26%, perkebunan 3,94% serta peternakan dan hasil-hasilnya 4,49%. Kontribusi PDB pertanian ini terhadap total PDB  2011 sebesar 14,7%. (ra)

 

BACA JUGA: 

·  BP Siapkan Rp102,3 Triliun untuk Kilang Tanggung·  Investor Wait & See, S&P 500 Naik-Dow Jones Turun·  Harga  Minyak Turun Lagi ke US$91,66·  Spekulasi China Selamatkan Indeks 

READ MORE:

·  Jakarta Stocks Drop 44.94 Points In Morning Session

·  Suzuki Ertiga Orders Soars Over 12,000 Units

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top