Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PASAR EKSPORTujuh perusahaan konsumer didorong masuk pasar global

JAKARTA: Tujuh perusahaan consumer goods di Indonesia didorong menembus pasar internasional, mengingat kualitas produknya tidak kalah dari produk luar negeri.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 Mei 2012  |  22:14 WIB

JAKARTA: Tujuh perusahaan consumer goods di Indonesia didorong menembus pasar internasional, mengingat kualitas produknya tidak kalah dari produk luar negeri.

 
Ketujuh perusahaan tersebut adalah PT Kinocare Era Kosmetindo, Miracle Aesthetic Clinic, PT Subahtera Semesta Graphika, Andrewtani & Co, PT Sunny Paint, High Point Office, dan PT Polychemie Asia Pacific Permai.
 
Country Manager AS Louken Indonesia Danny Anthonius mengatakan saat ini merek lokal yang berhasil di pasar internasional sangat sedikit.
 
“Padahal, Indonesia memiliki produk unggulan, mulai dari makanan, klinik kecantikan hingga fashion dengan kualitas baik. Kami berkomitmen mengeinternasionalisasi merek Indonesia,” ujarnya  hari ini.
 
Pihaknya menargetkan akan membawa merek Indonesia untuk ‘go global’ dalam beberapa waktu mendatang, dengan terlebih dahulu mempelajari tantangan yang dihadapi dan membantu pertumbuhan merek agar perusahaan lokal berdaya saing tinggi ketika menembus pasar global.
 
CEO & Founder AS Louken Group Luke Lim membandingkan dengan berbagai merek asal Singapura yang sukses mengibarkan bendera di luar negara itu. Sebut saja merek BreadTalk dan Charles & Keith.
 
“Padahal, banyak perusahaan tersebut yang merupakan usah kecil dan menengah di Singapura,” ungkapnya.
 
Vice General Manager Sales & Marketing Beverage Division PT Kinocare Era Kosmetindo Budi Susanto mengatakan pihaknya memang sudah bermain di pasar regional Asean, dengan membuka kantor cabang di Malaysia pada
2002 dan Filipina pada 2003.
 
Sejumlah produk Kinocare, seperti Ellips, Eskulin, B&B, Master, Sleek dan Panda Liang Tea juga telah merambah negara Asean lainnya, misalnya Singapura, Malaysia, Filipina, Myanmar dan Vietnam.
 
Ellips bahkan menjadi market leader untuk produk foaming wash di Filipina dengan share sekitar 15%-18%, sedangkan yang lain masih di kisaran 10%.
 
“Sekarang kami masih growing (bertumbuh). Yang penting jadi existing player terlebih dulu di regional. Kino sedang dalam tahap menyusun tools untuk bisa mengelola brand global,” ujarnya.
 
Salah satu caranya, perusahaan yang bergerak dalam bidang perawatan tubuh, rumah tangga, minuman, makanan dan mainan anak itu telah melakukan co-branding dengan Disney Cartoon Network untuk produk anak-anak, seperti Eskulin Kids.
 
Sementara, Miracle Aesthetic Clinic berencana melakukan ekspansi ke Singapura pada 2013, untuk selanjutnya merembet ke negara lain di kawasan Asia Tenggara.
 
Saat ini klinik estetika yang berpusat di Surabaya itu telah memiliki 16 cabang yang tersebar di Surabaya, Jakarta, Malang, Medan, Batam, Balikpapan, Manado, Makassar, Denpasar, Lombok dan Yogyakarta. Perusahaan bahkan akan menambah satu cabang lagi pada Juni di Semarang.
 
“Setelah 16 tahun berdiri, sudah waktunya kami go global. Kami maunya ke Asean. Yang pertama mungkin Singapura,” kata Corporate Quality Assurance Manager Miracle Aesthetic Clinic Johannes B Wibisono.
 
Karena itu, lanjutnya, pihaknya akan meningkatkan kompetensi tenaga dokter di samping mempelajari kebutuhan masyarakat Singapura yang memiliki tipe kulit berbeda dengan masyarakat Indonesia. (sut)
 

 

+ JANGAN LEWATKAN:

10 ARTIKEL PILIHAN Hari Ini

5 Kanal TERPOPULER Bisnis.com

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Sri Mas Sari

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top