DJOKO KIRMANTO minta kerja sama PU & PLN ditingkatkan

YOGYAKARTA: Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menghimbau agar PT Perusahaan Listrik Negara dapat meningkatkan kerjasamanya dengan Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PU dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air.Kerjasama yang dilakukan yakni
Linda Tangdialla | 29 April 2012 10:55 WIB

YOGYAKARTA: Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menghimbau agar PT Perusahaan Listrik Negara dapat meningkatkan kerjasamanya dengan Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PU dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air.Kerjasama yang dilakukan yakni berupa pemanfataan pembangunan waduk yang dibangun PU untuk difungsikan sebagai sumber tenaga listrik bagi masyarakat sekitar.Djoko mengatakan saat ini dari ratusan waduk yang ada di tanah air, potensi yang dapat dikembangkan menjadi sumber tenaga listrik cukup banyak.Akan tetapi hanya dua waduk diantaranya yang secara resmi telah dikerjasamakan antara PLN dengan Ditjen SDA yakni waduk Jatigede dan Jatibarang du Jawa Barat."Saya harap koordinasi dan kerjasama antara PU dan PLN makin meningkat melalui pembangunan PLTA di wilayah yang masih kesulitan listrik," ujarnya di Yogyakarta akhir pekan kemarin.Menurutnya, selama ini koordinasi antara PU dan PLN masih sangat minim, misalnya banyak pembangunan PLTA yang tidak melibatkan Kementerian PU, atau sebaliknya PU tidak berkoordinasi untuk memanfaatkan waduk dikembangkan sebagai sumber listrik.Djoko menjelaskan potensi sumber listrik dari PLTA sendiri diperkirakan masih bisa dikembangkan.Dari potensi listrik yang dapat dihasilkan dari PLTA mencapai 70.000 megawatt, yang baru dimanfaatkan mencapai 6% atau 3.529 megawatt, atau 14,2% dari sumber energi pembangkitan PT PLN."Manfaat lainnya dari PLTA ini juga menjadi sumber energi baru yang ramah lingkungan karena tidak menghasilkan polusi," tambahnya.Sementara itu dihubungi terpisah, Direktur Sungai dan Pantai Kementerian PU Pitoyo Subandrio mengatakan pemerintah berencana membangun banyak waduk kedepannya, untuk meningkatkan ketersediaan air di tanah air."Banyak waduk yang sedang dibangun misalnya waduk Pandan Duri di Lombok, Titab di Bali, Marangkayu di Kaltim, dan Rajui di NAD," ujarnya.Untuk mengembangkan potensi waduk menjadi pembangkit listrik, katanya, perlu dilakukan kajian lebih lanjut karena tingkat kapasitanya yang berbeda.Misalnya, dari sisi kapasitas volume air, lokasi waduk dan teknologi yang diterapkan. Saat ini, Kementerian PU tengah mengkaji waduk mana yang berpotensi dikerjasamakan itu. (Faa)

Tag :
Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top