PESAWAT HILANG: Pilatus milik Susi Air tak jelas keberadaannya

SAMARINDA: Lokasi pasti hilangnya pesawat survei yang dilaporkan hilang sejak Rabu sore di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, hingga Kamis dinihari belum diketahui.Informasi yang berhasil dihimpun di Bandara Temindung Samarinda hingga Kamis
News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 April 2012  |  03:39 WIB

SAMARINDA: Lokasi pasti hilangnya pesawat survei yang dilaporkan hilang sejak Rabu sore di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, hingga Kamis dinihari belum diketahui.Informasi yang berhasil dihimpun di Bandara Temindung Samarinda hingga Kamis dinihari menyebutkan, pesawat survei berpenumpang dua orang termasuk pilot jenis pilatus porter PK-VVQ milik Susi Air itu dilaporkan hilang kontak sejak Rabu sore sekitar pukul 17. 10 Wita."Saya menerima informasi itu pada Rabu malam sekitar pukul 20. 00 Wita. Namun, kami belum tahu secara pasti informasi tersebut dan hingga saat ini kami masih terus menelusuri informasi tersebut," ungkap Kepala Bandara Temindung Samarinda, R. Aritonang, Kamis dinihari.Berdasarkan informasi yang dia peroleh, pesawat tersebut diperkirakan hilang kontak di wilayah Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara."Secara pasti, posisi pesawat belum bisa kami sampaikan sebab masih dalam penelusuran. Informasi awal yang kami terima, pesawat itu diduga mendarat darurat di sebuah kawasan perusahaan tambang batu bara di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara. Namun, kami masih terus berkoordinasi dengan pihak Otoritas Bandara di Balikpapan bersama pihak kepolisian setempat untuk mengecek kebenaran informasi itu dan lokasi pasti pesawat," kata R. Aritonang.Kepala Polres Kutai Kartanegara, Ajun Komisaris Besar I Gusti KB Hariyarsana, juga membenarkan adanya informasi hilangnya pesawat survei tersebut.Pihak kepolisian kata dia, juga masih terus menelusuri keberadaan pesawat tersebut. "Kami belum tahu sebab masih menelusuri informasinya," kata I Gusti KB Harryarsana. (Antara/arh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top