INDUSTRI PERIKANAN: USAID hibahkan US$23 juta

JAKARTA: Indonesia mendapat bantuan hibah dari Pemerintah AS melalui lembaga milik AS  yang bergerak di bidang pembangunan internasional, USAID, senilai total US$23 juta."Bantuan itu ditujukan untuk mempererat kerja sama bilateral antar kedua
News Editor | 19 April 2012 21:39 WIB

JAKARTA: Indonesia mendapat bantuan hibah dari Pemerintah AS melalui lembaga milik AS  yang bergerak di bidang pembangunan internasional, USAID, senilai total US$23 juta."Bantuan itu ditujukan untuk mempererat kerja sama bilateral antar kedua negara dan penguatan konsep industrialisasi perikanan dan pengembangan kawasan konservasi di Indonesia," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Sutardjo, Kamis, 19 April 2012.Dana hibah itu diberikan dalam jangka waktu 4 tahun yang terdiri atas proyek kawasan konservasi sebesar US$6 juta dan penguatan industrialisasi perikanan US$17 juta.Menteri menyatakan bantuan hibah konservasi US$6 juta ditujukan untuk pengembangan kawasan konservasi, bantuan teknis penanganan tindak pidana IUU (Illegal, Unreported, Unregulated Fishing/Penangkapan Ikan yang Melanggar Hukum), serta pelestarian terumbu karang dalam CTI (Coral Triangle Initiative/Inisiatif Segitiga Terumbu Karang).CTI merupakan bentuk kerja sama pelestarian kawasan perairan yang dipenuhi terumbu karang antara enam negara yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, dan Timor Leste."CTI merupakan hal yang menarik bagi dunia internasional, dalam membantu melestarikan kekayaan laut kita," imbuhnya.Lebih lanjut ia menambahkan, dana hibah US$17 juta ditujukan untuk penguatan kelembagaan serta industrialisasi perikanan baik di sektor budidaya maupun tangkap.Terkait penanggulangan IIU fishing, KKP mendapat bantuan teknik kelembagaan dengan pendekatan kelembagaan tunggal dari American Coast Guard.Sementara itu, Duta Besar AS untuk Indonesia, Scot Marciel, mengatakan kekayaan laut Indonesia tiada tandingannya di seluruh dunia."Kelautan Indonesia sangat penting secara global karena bila Indonesia bisa meningkatkan produksi maka Indonesia bisa meningkatkan ketahanan pangan dunia," imbuh Scot.Karena itu, lanjutnya, berbagai bantuan yang disalurkan antara lain melalui lembaga USAID agar Indonesia tidak hanya dapat meningkatkan produksi perikanan sekaligus mempertahankan kelestarian lingkungan perairan. (tw) 

Sumber : Aprika R. Hernanda

Tag :
Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top