PELINDO III bangun dermaga baru 400 meter

 
Tisyrin Naufalty Tsani
Tisyrin Naufalty Tsani - Bisnis.com 19 April 2012  |  17:33 WIB

 

JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III menambah dermaga sepanjang 400 meter dan fasilitas di atasnya pada terminal multipurpose Teluk Lamong guna mengantisipasi ancaman kongesti pada 2014.
 
Direktur Utama PT Pelindo III Djarwo Suranto mengatakan penambahan fasilitas tersebut itu menyebabkan biaya pembangunan terminal multipurpose membengkak hingga Rp1 triliun atau 45,5%. 
 
“Fasilitas terminal tersebut harus dikembangkan untuk mengantisipasi pertumbuhan muatan domestik di 2014 agar Tanjung Perak keluar dari ancaman kongesti,” katanya kepada Bisnis  hari ini.
 
Namun, katanya, penambahan fasilitas itu tidak akan mengganggu target operasional pelabuhan pada 2014. “Kami harus menambah fasilitas untuk memastikan layanan domestik tercukupi sehingga dermaga dan fasilitas diatasnya harus ditambah.”  
 
Dia mengungkapkan terminal Teluk Lamong tersebut dipersiapkan untuk menyangga ketidakmampuan kapasitas Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang diperkirakan akan melampaui kapasitas dalam dua tahun ke depan. 
 
Data PT Pelindo III menyebutkan pada 2014  arus di terminal peti kemas internasional di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya  diperkirakan mencapai 1,82 juta TEUs, padahal kapasitas terminal hanya 1,45 juta TEUs  sehingga terjadi overflow 363.268 TEUs. 
 
Adapun arus peti kemas domestik pada periode  yang sama diperkirakan mencapai 2,04  juta TEUs, padahal kapasitas terminal peti kemas domestik hanya 1,57 TEUs sehingga terjadi overflow hingga 472.102 TEUs.
 
Pembangunan Pelabuhan Teluk Lamong dilakukan melalui tiga paket dan ditender secara terpisah. Paket A berupa pembangunan dermaga internasional senilai Rp410 miliar dilaksanakan oleh PT Adhi Karya. 
 
Adapun paket B berupa pembangunan lapangan penumpukan dan causeway senilai Rp842 miliar dilaksanakan PT Pembangunan Perumahan dan Wijaya Karya, sedangkan  paket C yakni pembangunan jembatan penghubung Rp181 miliar oleh PT Nindya Karya. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top