INFRASTRUKTUR KALIMANTAN: Jembatan Pulau Balang belum prioritas

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum belum memprioritaskan pembangunan Jembatan Pulau Balang sepanjang 1,3 km yang menghubungkan Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara, di Kalimantan.Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto
Andhina Wulandari
Andhina Wulandari - Bisnis.com 18 April 2012  |  14:09 WIB

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum belum memprioritaskan pembangunan Jembatan Pulau Balang sepanjang 1,3 km yang menghubungkan Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara, di Kalimantan.Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto mengatakan jembatan Pulau Balang baru akan dibangun oleh pemerintah bila kepadatan trafic dan sistem jaringan di sekitar jalur tersebut sudah memadai.“Tergantung perkembangan di sekitar itu, bila kepadatan lalu lintas dianggap sudah memenuhi, baru masuk membuat desain dan pengerjaan fisik. Artinya ada skala prioritas,” ucapnya ketika dikonfirmasi Bisnis, Rabu 18 April 2012.Setidaknya bila pembangunan jalan tol Samarinda-Balikpapan yang berada di dekat lokasi jembatan sudah terlaksana dan menyebabkan tingginya arus lalu lintas, kemungkinan jembatan baru akan dibangun.“Bila arus lalu lintas masih kecil, masih bisa diatasi dengan yang ada. Saat ini (jembatan Pulau Balang) belum diutamakan, menjadi prioritas tapi tidak utama,” ucapnya.Menurut Djoko, pendanaan APBN saat ini lebih diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur yang mendesak dan berpengaruh secara langsung terhadap pembangunan ekonomi.Padahal semakin lama pembangunan jembatan tidak direalisasikan, akan semakin besar biaya yang ditanggung pemerintah.Anggaran awal untuk pembangunan diperkirakan mencapai Rp1,3 triliun, namun saat ini sudah mencapai Rp3,6 triliun.Sementara, Pemerintah Kota Balikpapan mengharapkan pembangunan Jembatan Pulau Balang tersebut mendapatkan kejelasan pendanaan dari APBN 2013, guna menyukseskan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).Sebelumnya, target operasional Jembatan Pulau Balang diperkirakan pada 2010. Namun, pada 2012 anggaran untuk pembangunan bentang panjang tidak ada dalam rencana pembangunan sehingga diperkirakan kembali molor hingga 2013.Padahal, perencanaan pembangunan jembatan ini lebih dahulu dilakukan dibandingkan dengan Jembatan Suramadu yang sudah dibuka sejak 2009.Jembatan Pulau Balang sendiri dimasukkan ke dalam bagian sub transportasi jalan wilayah selatan Kalimantan.Selama ini, penghubung antar dua daerah tersebut ditempuh melalui penyeberangan sungai atau menempuh jalur lingkar yang menempuh waktu lebih lama dengan kondisi jalan yang rusak. (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top