PRODUKSI GAS Total E&P turun

JAKARTA: Produksi gas Total E&P Indonesie saat ini menurun sekitar 220 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) terutama karena ada masalah subsurface di Sisi Nubi. Deputi Pengendalian Operasi BP Migas Rudi Rubiandini mengatakan rencana produksi gas
News Editor
News Editor - Bisnis.com 11 April 2012  |  20:00 WIB

JAKARTA: Produksi gas Total E&P Indonesie saat ini menurun sekitar 220 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) terutama karena ada masalah subsurface di Sisi Nubi. Deputi Pengendalian Operasi BP Migas Rudi Rubiandini mengatakan rencana produksi gas berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran (WP&B) semula sebesar 2.020 MMSCFD. "Total saat ini sedang sakit. Jadi rencananya [produksi] 2.020 juta kaki kubik [MMSCFD] seperti WP&B-nya, tapi sekarang produksinya baru 1.800 juta kaki kubik," ujarnya, Rabu, 11 April 2012. Turunnya produksi gas Total di antaranya karena ada beberapa masalah subsurface di Sisi Nubi, masalah transportasi rig, connection peralatan di permukaan, hingga karena adanya turn around.BP Migas berharap turunnya produksi gas ini tidak berlangsung konstan hingga akhir tahun. "Kalau konstan sampai akhir tahun, Total bisa kehilangan opportunity 18-20 kargo, dan ini bukan angka yang kecil," ujarnya. Presiden Direktur & GM Total E&P Indonesie Elisabeth Proust mengatakan turunnya produksi gas lebih karena kondisi lapangan di Blok Mahakam yang saat ini relatif sudah tua. Saat ini Total sudah memproduksikan lebih dari 70% cadangan Mahakam. "Jadi kami berada dalam situasi lapangan yang sudah tua. Ini merupakan kondisi yang normal ketika lapangan sudah diproduksikan 70%," ujarnya. (tw)  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Vega Aulia Pradipta

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top