HARGA CPO: Minyak sawit Malaysia ke puncak tertinggi

 
News Editor | 06 April 2012 16:08 WIB

 

KUALA LUMPUR: Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) naik ke level tertinggi dalam lebih dari 1 tahun di Malaysia karena adanya penurunan pasokan kedelai Amerika Selatan. 

 

Harga kontrak untuk penyerahan Juni naik +1,2% menjadi 3.601 ringgit (US$1.175) per ton di Malaysia Derivatives Exchange, paling mahal untuk kontrak teraktif sejak 9 Maret 2011, sebelum diperdagangkan pada RM3.593 pukul 16.05 waktu setempat. 

 

Harga CPO berjangka menuju kenaikan mingguan +4,7%, kemajuan untuk 5 hari transaksi berturut-turut dan yang terlama dalam lebih dari 16 bulan terakhir.

 

Selain faktor kedelai, substitusi CPO sebagai bahan baku minyak sayur dan bahan bakar, spekulasi bahwa stok di Malaysia yang diduga jatuh juga memacu pembelian.

 

Ivy Ng, analis CIMB Group Holdings Bhd, mengatakan harga meningkat terutama untuk antisipasi data stok dan juga mengikuti kenaikan harga kedelai.

 

"Orang akan membeli untuk mengantisipasi berita [rilis data stok] dan sejalan tanaman kedelai yang lebih rendah," katanya.

 

Menurut angka tengah dalam survei Bloomberg atas sejumlah analis dan perusahaan perkebunan, stok di Malaysia turun 2,4% menjadi 2,01 juta ton pada Maret, dari 2,06 juta ton pada Februari.

 

Dewan Minyak Sawit Malaysia akan merilis data persediaan, produksi dan ekspor, pada 10 April mendatang. 

 

ARGENTINA dan BRASIL

 

Survei terpisah menunjukkan produksi kedelai di Argentina dan Brasil diprediksi akan lebih kecil dari estimasi pemerintah AS bulan lalu setelah cuaca panas dan kering mengurangi hasil panen.

 

Jejak pendapat itu menunjukkan tanaman kedelai di Argentina akan menjadi 45,12 juta dan panen Brazil 66,77 juta ton.

 

Bandingkan dengan perkiraan Departemen Pertanian AS (USDA) yang masing-masing 46,5 juta ton dan 68,5 juta ton. USDA akan menetapkan rilis perkiraan baru pada 10 April pukul 8:30 di Washington.

 

Sementara itu, harga kedelai untuk penyelesaian Mei naik 1% menjadi US$14,34 per bushel di Chicago Board of Trade pada Kamis, penutupan tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak 2 September. 

 

Harga Minyak kedelai untuk penyerahan Mei juga naik 1,1% menjadi 56,64 sen per pon pada hari yang sama. Jumat, 6 April, bursa AS tutup untuk libur umum.

 

Di tempat lain, harga minyak sawit untuk penyerahan September naik 1% untuk berakhir pada 8.968 yuan (US$1.422) per ton, penutupan tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 9 September. 

 

Adapun, harga minyak kedelai untuk pengiriman bulan yang sama meningkat 1,2% menjadi ditutup pada 9.996 yuan per ton, tertinggi sejak 21 September.

 

Harga CPO penyerahan Juni di Bursa Komoditas dan derivatif Indonesia ditutup pada Rp10.605 per kilogram, Kamis 5 April. (Bloomberg/mtb/ea)

 

Sumber : Newswires

Tag :
Editor : Marissa Saraswati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top