PROYEK INFRASTRUKTUR: Kadin berharap 2012 momentum kebangkitan

JAKARTA: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia optimistis dapat menandatangani MoU berbagai proyek infrastruktur dalam acara Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition 2012 (IIICE’12) yang akan diselenggarakan 2-5 Mei
Andhina Wulandari | 05 April 2012 13:14 WIB

JAKARTA: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia optimistis dapat menandatangani MoU berbagai proyek infrastruktur dalam acara Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition 2012 (IIICE’12) yang akan diselenggarakan 2-5 Mei di Jakarta Convention CenterKetua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto mengatakan disahkannya UU Pembebasan Tanah dan pembaruan tingkat utang negara menjadi Investment Grade menjadika 2012 ini dapat menjadi momentum baru kebangkitan infrastruktur Indonesia.Oleh karena itulah, dia yakin forum IIICE 2012 yang akan diselenggarakan bersamaan dengan Asia Pacific Ministerial Conference on Sustainable and Inclusive Infrastructure Development 2012 (APMC-SIID ’12) ini menjadi penting bagi pelaksanaan infrastruktur Indonesia.Apalagi, sambungnya, proyek yang ditawarkan dalam forum tersebut tidak hanya dari pemerintah pusat tetapi juga dari pemerintah daerah di luar program koridor ekonomi Indonesia.“Kami berharap dapat menandatangani MOU proyek baru di acara tersebut. Industri swasta Indonesia berkomitmen dapat berpartisipasi dalam investasi senilai $150 miliar untuk perkembangan investasi dalam lima tahun. Kami berharap dapat mewujudkan tujuan tersebut,” ujarnya dalam rilis yang diterima Bisnis, Kamis, 5 April 2012.Presiden Direktur PT Infrastruktur Asia Alan Solowiejczyk menuturkan bahwa IIICE tahun lalu lebih berfokus pada penyediaan informasi kepada para pemain industri infrastruktur tentang potensi investasi di Indonesia.Namun penyelenggaraan tahun ini lebih menjanjikan kepada para investor untuk menanamkan modalnya di bidang infrastruktur mengingat pula hambatan terbesar terkait lahan sudah mulai ada jalan keluar setelah adanya UU Pembebasan Tanah, dan naiknya peringkat utang Indonesia menjadi investment grade.“Kedua hal itu, secara efektif menjadikan negara ini tempat yang menjanjikan untuk investasi infrastruktur dibandingkan negara Asia lain. Indonesia sekarang mengalami momentum kebangkitan,” ujarnya. (ra)

 

BACA JUGA

Proyek infratsruktur desa disiapkan

 

Tag :
Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top