Enam maskapai setop penerbangan ke Ternate

JAKARTA: Enam maskapai tidak dapat terbangi Bandara Sultan Babullah, Ternate, Maluku Utara selama dua hari akibat akitifitas Gunung Gamalama. Akibatnya, salah satu maskapai tersebut yakni Batavia Air mengklaim kehilangan pendapatan Rp250 juta per satu
Arif Gunawan Sulistyono
Arif Gunawan Sulistyono - Bisnis.com 05 Desember 2011  |  16:31 WIB

JAKARTA: Enam maskapai tidak dapat terbangi Bandara Sultan Babullah, Ternate, Maluku Utara selama dua hari akibat akitifitas Gunung Gamalama. Akibatnya, salah satu maskapai tersebut yakni Batavia Air mengklaim kehilangan pendapatan Rp250 juta per satu kali penerbangan.Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S. Ervan mengatakan keenam maskapai yang terbangi Ternate yakni Garuda Indonesia, Batavia Air, Express Air, Sriwijaya Air, Wings Air, dan Nusantara Buana.Bambang Ervan mengatakan penghentian penerbangan ke Ternate untuk sementara ini sehubungan dengan pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Kemenhub selaku otoritas penerbangan yakni Notification to Airman (Notam) No. C0932/2011 oleh Bandara Sultan Babullah, Ternate, Maluku Utara.Humas Batavia Air Elly Simanjuntak mengatakan maskapainya terbangi Ternate dari Jakarta langsung sekali sehari yakni pukul 01.25 WIB."Larangan terbang berupa Notam dari Kemenhub sudah kami terima dari Senin pagi pukul 5.30 WIB sampai Selasa pagi jam 08.00 WIB. Tetapi dari Minggu malam tidak bisa terbang," tutur Elly kepada Bisnis, Senin.Dia mengatakan Batavia Air terbangi Ternate sekali sehari dari Jakarta langsung tanpa transit. Pesawat yang digunakan Boeing 737-300 dengan jumlah penumpang 144 orang."Dengan adanya larangan terbang ini, kami kehilangan pemasukan per penerbangan sekitar Rp250 juta. Namun apa boleh buat, tetap kami terima karena ini bencana alam," katanya.VP Corporate Communication Garuda Indonesia Pujobroto juga mengatakan pihaknya menghentikan sementara penerbangan ke Ternate sesuai Notam."Notam yang menyatakan bahwa Bandara Sultan Babullah, Ternate ditutup selama dua hari, 5-6 Desember 2011 akibat aktivitas Gunung Gamalama. Maka sesuai Notam tersebut Garuda Indonesia untuk sementara pada hari tersebut tidak melayani penerbangan ke Ternate," kata Pujobroto. (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top