Program konversi BBM ke gas perlu didukung

JAKARTA: PT Pertamina (Persero) meminta dukungan penuh semua pihak, termasuk keberpihakan kebijakan harga BBM bersubsidi, guna mendorong percepatan dan kesuksesan program konversi BBM ke gas untuk sektor transportasi. Dirut Pertamina Karen Agustiawan
Samantha Ardiansyah
Samantha Ardiansyah - Bisnis.com 05 Desember 2011  |  00:00 WIB

JAKARTA: PT Pertamina (Persero) meminta dukungan penuh semua pihak, termasuk keberpihakan kebijakan harga BBM bersubsidi, guna mendorong percepatan dan kesuksesan program konversi BBM ke gas untuk sektor transportasi. Dirut Pertamina Karen Agustiawan mengatakan program konversi BBM ke gas untuk sektor transportasi sebenarnya tetap menjadi bisnis yang menarik. Hal ini mengingat perkembangan populasi kendaraan yang jumlahnya yang sangat besar. Di samping itu, subsidi BBM yang kian meningkat dari tahun ke tahun dirasakan sudah sangat membebani anggaran pemerintah. Namun, tidak akan ada artinya tanpa adanya koordinasi yang solid dari semua pihak. "Dukungan penuh ini sangat diperlukan, mulai dari pemerintah sebagai regulator hingga seluruh pelaku usaha hulu, midstream [pemrosesan], dan hilir gas," ujarnya dalam acara Forum Go Gas, hari ini. Menurutnya, sejak pertama kali dicanangkan, jumlah kendaraan pengguna gas (natural gas vehicle/NGV) terus berkembang hingga mencapai puncaknya sebanyak 6.600 unit pada 2000. Namun, akibat kebijakan harga BBM bersubsidi yang tidak dapat mendorong pemanfaatan BBG dan disertai adanya kendala operasional lainnya di lapangan, jumlah tersebut menurun hingga hanya mencapai 500 unit pada 2006. Indonesia perlu memiliki kebijakan energi yang mengarah kepada penghematan energi fosil dan meningkatkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan. Pertamina, lanjutnya, siap menjadi koordinator pelaksana implementasi dan monitoring program konversi BBM ke gas. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top