Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina & Bosowa bangun terminal LPG di Makassar

JAKARTA: Terminal LPG (Liquid Propane Gas) baru senilai US$70 juta di Makassar, Sulawesi Selatan yang merupakan kerjasama antara Pertamina Gas Domestik (Pertamina Gasdom) dan grup Bosowa ditargetkan beroperasi pada awal 2013.Vice President LPG &
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 08 November 2011  |  15:52 WIB

JAKARTA: Terminal LPG (Liquid Propane Gas) baru senilai US$70 juta di Makassar, Sulawesi Selatan yang merupakan kerjasama antara Pertamina Gas Domestik (Pertamina Gasdom) dan grup Bosowa ditargetkan beroperasi pada awal 2013.Vice President LPG & Gas Product Pertamina Gasdom Muchamad Iskandar mengatakan pembangunan terminal LPG itu merupakan upaya untuk mengamankan pasokan LPG khususnya di kawasan Indonesia Timur.“Pembangunan terminal LPG ini untuk menambah ketahanan stok LPG kami karena penjualan LPG ke depannya pasti akan terus meningkat seiring bergulirnya program konversi minyak tanah ke gas,” ujarnya ketika dihubungi Bisnis hari ini.Adapun lokasi terminal LPG itu berada di Pergudangan Tamalanrea, Makassar. Terminal LPG tersebut akan menjadi terminal LPG terbesar di Kawasan Timur Indonesia. Pembangunan terminal LPG itu digarap oleh Bosowa melalui anak usahanya PT Bosowa Duta Energasindo.“Tetapi Pertamina tidak memiliki saham di situ [Bosowa Duta Energasindo], pola kerjasamanya adalah kita akan sewa fasilitasnya selama lebih kurang 10 tahun,” ujarnya.Proses pembebasan lahan di Makassar relatif lancar. Saat ini konstruksi pembangunan terminal yang dikerjakan oleh konsorsium PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Budi Bakti Prima dan PT Mursa Utama Sulsera sedang berjalan dan ditargetkan selesai pada awal 2013.Adapun kapasitasnya sebesar 10.000 ton dan berdiri di atas lahan seluas 14,6 hektar. Iskandar mengatakan pola kerjasama terminal LPG di Makassar ini sebenarnya sama seperti kerjasama pengelolaan 3 terminal LPG yang sudah ada saat ini, yakni di terminal LPG Eretan (Indramayu), Semarang dan Gresik (Surabaya). Untuk yang di Eretan, Pertamina menggandeng Itochu (Jepang), sedangkan untuk yang di Semarang, Pertamina menggandeng konsorsium CPO.“Sementara untuk yang di Gresik, kami menggandeng PT Maspion Stainless Steel. Untuk yang di Makassar ini kami menggandeng Bosowa karena kalau dengan swasta relatif lebih fleksibel untuk perluasan lahan dan sebagainya,” ujarnya.Iskandar mengatakan gasnya sendiri yang akan dibawa ke terminal LPG di Makassar ini bervariasi, bisa dari Balikpapan, Kaltim atau dari Situbondo, Jawa Timur. Terminal LPG di Makassar ini nantinya akan menyalurkan LPG ke SPBE (Stasiun Pengisian Bahan bakar Elpiji) di sekitar Sulawesi.Unit Gas Domestik adalah salah satu unit bisnis PT Pertamina (Persero) yang memasarkan LPG dan produk-produk gas lainnya di Indonesia. Sejak 1968, Unit Gas Domestik telah memenuhi kebutuhan masyarakat dengan menyediakan LPG sebagai bahan bakar industri, rumah tangga dan komersial.(mmh) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top