Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kereta Harina Pagi Bandung-Semarang ditutup 1 November

BANDUNG : PT Kereta Api Indonesia (KAI) dipastikan melikuidasi kereta Harina Pagi rute Bandung-Semarang Tawang per 1 November 2011.Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung Bambang Setyo Prayitno mengatakan, penutupan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 19 Oktober 2011  |  20:35 WIB

BANDUNG : PT Kereta Api Indonesia (KAI) dipastikan melikuidasi kereta Harina Pagi rute Bandung-Semarang Tawang per 1 November 2011.Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung Bambang Setyo Prayitno mengatakan, penutupan rute tersebut mengacu pada surat keputusan direksi PT KAI No kp.u/11.207/X/2/ka-2011."Dalam SK tersebut ada tiga rute perjalanan diberhentikan yang selama ini diperasikan di Daop 2, 4, 6, 8," kata Bambang ketika ditemui di ruang kerjanya.Kereta api yang dihentikan tersebut yakni Harina Pagi rute Bandung-Semarang Tawang, kereta Rajawali rute Semarang Tawang-Surabaya Gubeng, dan kereta Pandanwangi rute Semarang Tawang-solo.Dia menjelaskan, Harina Pagi dan Rajawali dijadwalkan berhenti per 1 November 2011, sementara kereta Pandanwangi efektif berhenti sejak 24 Oktober 2011.Menurut Bambang, ketiga rangkaian kereta api tersebut, tidak mampu memenuhi tingkat okupansi minimal yang dipersyaratkan oleh manajemen PT KAI sebesar 60%.Dia mencontohkan, okupansi kereta Harina Pagi yang menunjukan rata-rata okupansi kelas eksekutif sebesar 52%, sedangkan kelas bisnis 25%."Harina Pagi pemberangkatan dari Bandung memiliki okupansi yang lumayan baik, dengan rata-rata sekitar 64%, tapi okupansi dari Semarang cukup rendah," jelas dia.Lebih jauh Bambang menjelaskan, pemberangkatan dari Bandung setiap hari Senin, menunjukan tingkat okupansi paling bagus di atas 80%.Rendahnya penumpang dari Semarang menuju Bandung, diduga karena penumpang dari Bandung yang menggunakan Harina Pagi, lebih memilih pulang ke Bandung menggunakan Harina Malam.(api)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Irvan Christianto

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top