Menkop dukung gerakan Dekopin

JAKARTA: Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan mendukung dan optimistis revitalisasi gerakan koperasi yang dilakukan Dewan Koperasi Indonesia dengan tema membangun koperasi membangun negeri, mampu mewujudkan kesejahteraan bangsa Indonesia.
Muhammad Sarwani
Muhammad Sarwani - Bisnis.com 24 September 2011  |  23:19 WIB

JAKARTA: Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan mendukung dan optimistis revitalisasi gerakan koperasi yang dilakukan Dewan Koperasi Indonesia dengan tema membangun koperasi membangun negeri, mampu mewujudkan kesejahteraan bangsa Indonesia.

”Kalau kita ingin melihat bangsa ini jadi negara maju, maka bangunlah koperasi secara bersama-sama,” ujar Sjarifuddin Hasan pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) malam ini di Twin Plaza, Jakarta Barat.

Oleh karena itu, katanya, koperasi harus selalu bisa beradaptasi dengan cepat menghadapi situasi global yang selalu berubah. Jika tidak, gerakan koperasi akan selalu tertinggal dan tidak bisa menjadi  pendukung perekonimian Indonesia.

Apabila gerakan koperasi belum bisa bekerja optimal akibat keterbatasan, Sjarifuddin Hasan siap menjadi orang terdepan memberikan dukungan. Terutama untuk melakukan fasilitasi. Namun diingatkan bahwa dukungan semacam ini hanya diberikan kepada koperasi yang memang belum bisa mandiri secara kelembagaan.

Dia meyakini  dari sekitar 186.000 koperasi yang terdaftar pada instansi yang dipimpinnya, tidak semua pada posisi yang memerlukan dukungan atau fasilitasi. Membangun gerakan koperasi, papar Menkop dan UKM, selaras dan sesuai dengan ajaran agama.

”Nasib Anda tidak akan pernah berubah, jika Anda tidak bersedia dan mau merubah nasib Anda. Poin ini yang harus jadi pegangan gerakan koperasi seluruh Indonesia agar bisa menjadi motor penggerak perekonomian nasional,” papar Sjarifuddin Hasan.

Artinya, papar Menteri Koperasi di hadapan Ketua Umum Dekopin, Nurdin Halid bersama seluruh pengurus Dekopin Wilayah (Dekopinwil) maupun Dekopin Daerah (Dekopinda), semua unsur tersebut harus membangun secara konsisten. Termasuk seluruh stake holders atau pemangku kepentingan.

Apa konsekuensi dari tuntutan tersebut, tidak lain gerakan koperasi harus bisa membuktikan bahwa koperasi tidak selalu harus difasioitasi pemerintah. Gerakan koperasi harus kreatif dan inovasi setiap melaksanakan program.

Dia menjelaskan alat paling tepat untuk menjadikan strategi pembangunan ekonomi Indonesia bisa kuat, tidak lain adalah koperasi bersama seluruh anggotanya yang saat ini hampir mencapai sekitar 32 juta.

Dalam kesempatan sama, Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid mengemukakan Munas dalam era kepemimpinannya merupakan yang pertama kali diselenggarakan serta dihadiri seluruh gerakan di bawah naungan organisasinya.

Untuk merevitalisasi gerakan koperasi, dilakukan dengan tiga unsur utama, yakni meningkatkan badan usaha dengan semangat pemerataan, membuat koperasi harus teruji karena telah memiliki badan hukum, dan ketiga harus bisa menjadi solusi menyelesiakan masalah. (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top