Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Copylas akhirnya rela konsinyasikan lahan fasum

 
Andhina Wulandari
Andhina Wulandari - Bisnis.com 23 September 2011  |  16:08 WIB

 

JAKARTA: Pelaksanaan konstruksi ruas tol Jakarta Outer Ring Road West 2 seksi II dan III dapat segera dilaksanakan. Hal ini menyusul telah melunaknya sikap pengembang properti PT Copylas Indonesia untuk mengkonsinyasi lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum seluas 10,5 hektar milik mereka.
 
Kasubdit Pengadaan Tanah Kementerian Pekerjaan Umum Ahmad Hery Marzuki mengatakan pemerintah sendiri saat ini telah menyiapkan anggaran sebesar Rp220 miliar dari dana APBN/landcapping untuk proses pembebasan tanah JORR W2 seksi II dan III.
 
"Copylas sudah akan mau konsinyasi, sekarang tinggal proses kalau semua lancar dan dia benar-benar siap untuk konsinyasi maka proses konstruksi seksi II dan III dapat dilaksanakan," ujarnya hari ini.
 
Pasalnya, sejauh ini progres pembebasan lahan seksi II (Meruya-Joglo) baru mencapai 46% sementara 54% sisanya yang merupakan tanah milik PT Copylas belum dapat dibebaskan. Padahal PT Adhi Karya telah dipersiapkan untuk melaksanakan proses konstruksi.
 
Demikian pula dengan seksi III (Joglo-Ciledug) yang progres pembebasan tanah telah 55%, namun masih terganjal 40% yang merupakan lahan milik PT Copylas, dan 5% sisanya milik tanah warga. Kontraktornya saat ini masih dalam proses tender dan ditargetkan akan siap pada Oktober 2011.
 
Sebelumnya PT Copylas Indonesia menolak menyerahkan aset tanah fasos dan  fasum milik mereka seluas 10,5 hektar. Namun dengan adanya banding yang diajukan dan dimenangkan oleh Pemda DKI ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) maka P2T sepakat untuk mengurus konsinyasi lahan fasus fasum sehingga proses konstruksi dapat dimulai.
 
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ahmad Ghani Ghazali mengatakan  seksi I (Kebon Jeruk-Meruya Selatan) dan seksi IV (Cileduk-Ulujami) saat sudah memasuki proses serah terima dari Ditjen Bina Marga kepada BPJT setelah proses pembebasan lahan yang saat ini telah 93% (seksi I) dan 735 (seksi II).
 
"Selanjutnya akan diserahkan kepada investor untuk pelaksanakaan konstruksi fisik," ucapnya. (sut)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top