RI siapkan Lembaga Akreditasi Internasional nilai RS

JAKARTA: Pemerintah tengah menyiapkan sebuah Lembaga Akreditasi Internasional (LAI) untuk menilai rumah sakit, agar biaya proses akreditasi menjadi lebih murah.
News Editor | 20 Desember 2010 06:24 WIB

JAKARTA: Pemerintah tengah menyiapkan sebuah Lembaga Akreditasi Internasional (LAI) untuk menilai rumah sakit, agar biaya proses akreditasi menjadi lebih murah.

"Selama ini biaya untuk mendapatkan akreditasi internasional rumah sakit [biayanya] bisa mencapai Rp3 miliar-Rp5 miliar," kata Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih hari ini seusai membuka Simposium Nasional Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.Menurut Endang, saat ini ada tiga RS pemerintah yang akan diurus proses akreditasinya untuk ditingkatkan menjadi RS berstandar internasional, yaitu RSCM dan RSPAD di Jakarta, serta RS Sanglah Denpasar."Untuk menjadi standar internasional ada 1.100 macam indikator yang harus dilalui oleh sebuah RS. Selain itu tentunya ada berbagai macam pelatihan yang diikuti oleh jajaran RS," ujarnya.Di Indonesia, katanya, sekarang baru ada dua RS swasta yang berstandar internasional, yaitu RS Siloam di Tangerang, dan RS Sentosa di Bandung. Untuk RS Sentosa yang baru saja diresmikan berskala internasional, kata Menkes, berhasil memenuhi 97% dari 1.100 indikator.Menurut Endang, selama ini untuk pengujian menjadi standar internasional tersebut harus dilakukan oleh LAI internasional. RS Sentosa misalnya, diuji oleh lembaga dari Amerika Serikat dengan biaya cukup mahal."Oleh karena itu agar biayanya bisa lebih murah kita perlu punya LAI sendiri. Mudah-mudah 2011 nanti bisa terbentuk, dan 2012 nanti diharapkan ketiga RS pemerintah tersebut sudah bisa memperoleh sertifikat akreditasi internasional," jelas Endang.Keuntungan dari akreditasi internasional ini, menurut dia, RS Indonesia bisa menerima pasien dari luar negeri. Selain itu juga dapat menahan keinginan masyarakat Indonesia untuk berobat ke RS di luar negeri.(er)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top