PLN siap nyalakan 2.250 pelanggan bisnis dan industri besok

JAKARTA: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyebutkan ada sekitar 2.250 calon pelanggan dari kalangan bisnis dan industri yang siap dinyalakan listriknya besok (15 Desember 2010) terkait pelaksanaan program sehari sambungan baru 1.000 MW khusus
Tiara Syahra Syabani
Tiara Syahra Syabani - Bisnis.com 14 Desember 2010  |  13:47 WIB

JAKARTA: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyebutkan ada sekitar 2.250 calon pelanggan dari kalangan bisnis dan industri yang siap dinyalakan listriknya besok (15 Desember 2010) terkait pelaksanaan program sehari sambungan baru 1.000 MW khusus untuk bisnis dan industri.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Manajemen Risiko PLN Murtaqi Syamsuddin mengatakan berdasarkan data terakhir tadi siang yang masuk, ada 2.250 calon pelanggan bisnis dan industri yang siap mendapat aliran listrik dari pihaknya terkait program sehari sambungan baru 1.000 MW khusus untuk bisnis dan industri.

"Dari itu kapasitasnya 1.025 MVA yang sudah terdata hari ini. Besok semuanya kami nyalakan serentak," ujar Murtaqi, seusai peresmian IBT Gandul berkapasitas , hari ini.

Adapun wilayah yang akan mendapatkan sambungan baru terkait program ini adalah Jakarta, Bogor, Banten Utara, Tangerang, Depok, Gunung Putri, Bekasi, dan Karawang.

PLN mengklaim program ini akan diproses secara transparan dan dengan biaya penyambungan yang standar. Calon pelanggan juga tidak akan dibebani dengan biaya tambahan. Karena salah satu tujuan program ini adalah melenyapkan prakter pungutan liar.

PLN juga mengklaim siap mengamankan pasokan listrik terkait penyambungan 1.000 MW. Karena, saat ini total daya listrik PLN untuk wilayah Jawa-Bali sudah mencukupi yang mencapai 21.600 MW. Dari sisi transmisi juga ada tambahan trafo interbus 500/150 Kv (interbus transformer/IBT) sebanyak lima unit, dimana masing-masing kapasitasnya sebesar 500 MVA hingga akhir tahun ini. Karenanya, kehadiran IBT tersebut akan memperkuat pasokan listrik di Jakarta dan sekitarnya. Adapun lima trafo tersebut berlokasi di Bekasi, Cibatu, Gandul, Cilegon, dan Kembangan.

Tambahan daya dari proyek-proyek percepatan 10.000 MW tahap I yang selesai dibangun, diantaranya PLTU Labuan Banten unit 2 kapasitas 300 MW, PLTU Indramayu unit 1 kapasitas 330 MW, PLTU Suralaya kapasitas 625 MW, serta repowering PLTU Muara Karang yang akan menambah kapasitas pembangkit sebesar 400 MW, dari semula 300 MW menjadi 700 MW, juga diyakini akan menambah keamanan pasokan listrik.

PLN mencatatkan saat ini ada sekitar 500.000 calon pelanggan di Tanah Air yang mengantre untuk mendapatkan jatah sambungan. Dari angka tersebut khusus untuk calon pelanggan dari kalangan bisnis dan industri di Jawa-Bali yang mengantre sekitar 15.000 calon pelanggan. PLN menargetkan 500.000 calon pelanggan itu habis pada Maret 2011. Saat ini perusahaan listrik pelat merah tersebut sudah melayani sekitar 41 juta pelanggan. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top