Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Zulhas Ingatkan Pengusaha Tak Timbun Barang Dagangan Selama Ramadan

Menko Pangan Zulkifli Hasan meminta pelaku usaha untuk tidak menimbun barang dagangan selama bulan Ramadan berlangsung
Bakal calon presiden (Bacapres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo (ketiga kiri) didampingi Wali Kota Bogor, Bima Aya (kedua kiri) dan Kader PDI Perjuangan Gibran Rakabuming Raka (kiri) berbincang dengan pedagang sayur saat melakukan safari politik di Pasar Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/7/2023). Dalam kesempatan tersebut Ganjar Pranowo berlari bersama warga dan relawan hingga blusukan ke pasar untuk mengetahui harga bahan pokok dan bertemu dengan sejumlah Gen Z. ANTARA FOTO/M Risyal Hida
Bakal calon presiden (Bacapres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo (ketiga kiri) didampingi Wali Kota Bogor, Bima Aya (kedua kiri) dan Kader PDI Perjuangan Gibran Rakabuming Raka (kiri) berbincang dengan pedagang sayur saat melakukan safari politik di Pasar Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/7/2023). Dalam kesempatan tersebut Ganjar Pranowo berlari bersama warga dan relawan hingga blusukan ke pasar untuk mengetahui harga bahan pokok dan bertemu dengan sejumlah Gen Z. ANTARA FOTO/M Risyal Hida

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta pelaku usaha untuk tidak menimbun barang dagangan selama bulan Ramadan berlangsung.

Imbauan itu disampaikan Zulhas, sapaan akrabnya, guna memastikan stok dan harga bahan pokok di pasar stabil dan aman selama bulan puasa yang diperkirakan akan berlangsung pada awal Maret 2025.

"Kita memutuskan para pelaku usaha selama bulan suci Ramadan hati-hati, tidak boleh menimbun barang dagangannya, mengharapkan untung yang lebih besar,” tegas Zulhas dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Rabu (26/2/2025).

Untuk itu, dia sekali lagi meminta pengusaha untuk tidak mengambil untung sebanyak-banyaknya dengan menimbun bahan pokok selama bulan Ramadan berlangsung.

“Jadi janganlah bulan Ramadan ini tamak, serakah, pengen enaknya sendiri, mengambil untung sebanyak-banyaknya sementara orang sedang memerlukan untuk hari raya, puasa, dan seterusnya,” ujarnya.

Mantan Menteri Perdagangan itu juga meminta agar pengusaha menjual barang kebutuhan pokok sesuai harga acuan atau harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo menambahkan, pihaknya akan menurunkan anggota Kepolisian ke pasar tradisional untuk memastikan harga-harga bahan pokok sesuai dengan harga acuan dan HET yang dipatok oleh pemerintah.

“Besok saya akan menurunkan anggota untuk mengontrol, kalau ada yang harganya lebih dari HET akan kita telusuri, penyebabnya ada di mana, dan juga akan kita tertibkan. Apalagi, kalau kemudian ada permainan yang dilakukan oleh para spekulan,” kata Listyo.

Dia mengharapkan, selama bulan puasa berlangsung, masyarakat dapat membeli barang kebutuhan pokok dengan harga yang sesuai, atau sesuai dengan harga yang telah diatur pemerintah. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ni Luh Anggela
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper