Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Libur Lebaran, Kemenparekraf: Potensi Perputaran Ekonomi Bisa Tembus Rp369,8 Triliun

Kemenparekraf memperkirakan perputaran ekonomi di sektor parekraf selama libur Lebaran 2024 Rp369,8 triliun atau meningkat dari proyeksi awal pemerintah.
Wisatawan memadati pantai Beach Pool, Ancol Taman Impian, Jakarta, Kamis (11/4/2024). Pada hari ke-2 Lebaran, hingga pukul 13.00 WIB jumlah pengunjung yang memasuki objek wisata tersebut tercatat mencapai 53 ribu orang./JIBI/Bisnis/Arief Hermawan P LIBUR LEBARAN DI ANCOL
Wisatawan memadati pantai Beach Pool, Ancol Taman Impian, Jakarta, Kamis (11/4/2024). Pada hari ke-2 Lebaran, hingga pukul 13.00 WIB jumlah pengunjung yang memasuki objek wisata tersebut tercatat mencapai 53 ribu orang./JIBI/Bisnis/Arief Hermawan P LIBUR LEBARAN DI ANCOL

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memperkirakan potensi perputaran ekonomi di sektor parekraf sebesar Rp369,8 triliun selama libur Lebaran 2024.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama, Nia Niscaya, menyampaikan, perhitungan tersebut berdasarkan data pergerakan masyarakat 2024 oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), persentase masyarakat yang melakukan kegiatan wisata yang mencapai 90%, dan rata-rata pengeluaran hasil survei Kemenparekraf.

“Potensi perputaran ekonomi [di sektor parekraf] kira-kira mencapai Rp369,8 triliun,” kata Nia dalam konferensi pers di Kantor Kemenparekraf, Selasa (16/4/2024).

Potensi perputaran ekonomi yang diprediksi mencapai Rp369,8 triliun itu juga didorong oleh peningkatan pergerakan waktu liburan atau cuti yang lebih panjang. Mengingat libur Lebaran tahun ini lebih panjang dari tahun kemarin sehingga mengerek daya beli masyarakat.

Merujuk survei yang dilakukan Kemenparekraf terhadap 1.758 responden, per 14 April 2024, rata-rata pengeluaran selama melakukan kegiatan wisata sebesar Rp2,73 juta per orang.

Jika melihat dari sisi durasi berwisata, untuk one day trip, masyarakat rata-rata merogoh kocek sebesar Rp904.500 per orang. Lalu, masyarakat yang berwisata lebih dari 7 hari total pengeluarannya tercatat mencapai Rp7,6 juta per orang.

Dari sisi struktur pengeluaran, Nia mengungkapkan, pengeluaran terbesar masyarakat adalah untuk akomodasi, diikuti transportasi, makan minum, dan oleh-oleh.

Sebelumnya, Kemenparekraf memproyeksi perputaran ekonomi di sektor ini selama momen Lebaran 2024 mencapai Rp276,11 triliun. Jumlah tersebut diprediksi meningkat 18% dibanding potensi perputaran ekonomi Lebaran 2023.

Potensi tersebut dengan melihat pergerakan masyarakat selama libur Lebaran yang diprediksi mencapai 193,6 juta orang atau naik dibanding tahun sebelumnya sebesar 123,8 juta orang, menurut data Kemenhub.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ni Luh Anggela
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper