Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Biskuit Khong Guan, dari Ciracas Menyebar ke Seluruh RI Tiap Lebaran

Biskuit Khong Guan berasal dari singapura. Pabrik pertama biskuit ini berada di Bogor hingga kemudian tersebar ke 90 wilayah Indonesia
Pabrik Khong Guan di Singapura tahun 1950-an/Khong Guan
Pabrik Khong Guan di Singapura tahun 1950-an/Khong Guan

Bisnis.com, JAKARTA— Khong Guan menjadi salah satu brand biskuit yang banyak diincar saat momen lebaran untuk dijadikan suguhan. Dalam satu kaleng, terdapat banyak pilihan rasa, yang membuat biskuit ini berbeda dari yang lain. 

Mengutip laman resminya, Selasa (19/4/2024) Khong Guan Indonesia pertama kali didirikan di Indonesia pada 1970 dan memulai produksinya dengan mendirikan pabrik pertamanya yaitu PT Khong Guan Biscuit Factory Indonesia yang terletak di jalan Bogor di Ciracas, Jakarta Timur. 

Meskipun awalnya sederhana, Khong Guan Indonesia terus berkembang. Hingga kini mampu mendistribusikan produknya ke lebih dari 90 wilayah di Indonesia.

Saat ini, rangkaian produk mereka juga mencakup beragam biskuit, kue, dan kerupuk yang tersedia dalam berbagai bentuk, ukuran, dan rasa bagi beragam preferensi pasarnya. 

Perusahaan Khong Guan Indonesia dipimpin oleh Hartono Kweefanus, pria kelahiran Indonesia yang juga merupakan ketua Monde Nissin, produsen makanan yang berbasis di Filipina yang terkenal dengan mie instan dan makanan ringannya.

Jauh sebelum masuk Indonesia, Khong Guan didirikan di Singapura oleh Chew Choo Keng dan Chew Choo Han pada 1947. Kedua saudara yang berasal dari desa di Fujian, China tersebut awalnya datang ke Singapura untuk mencari nafkah pada 1935.

Mereka bekerja di sebuah pabrik biskuit lokal. Namun, saat Jepang menginvasi Singapura, keduanya kemudian pindah ke Perak, Malaysia. Di sana mereka membuat biskuit secara manual dan produknya cukup laku. 

Namun dalam prosesnya, mereka sempat terkendala pasokan bahan baku yang terbatas hingga akhirnya mereka beralih menjual garam dan sabun. Mereka kemudian kembali ke Singapura usai Jepang tak lagi menginvasi. 

Mereka menjual biskuit yang dibuat secara manual di Singapura. Keberuntungan mereka datang ketika Chew Choo Han menemukan mesin pembuat biskuit bekas dan rusak akibat perang yang dijual sebagai barang rongsokan dari pabrik tempat mereka bekerja sebelumnya. 

Dengan tekad yang kuat dan keahlian mekanik yang baik, dia berhasil memasang jalur produksi biskuit semi-otomatis menggunakan rantai sepeda untuk memindahkan biskuit pada sistem konveyor melalui oven bata yang dibuat dengan tangan. Kemampuan produksi yang meningkat kian mempercepat penjualan. 

Sampai akhirnya berkat respon pasar yang positif, dua bersaudara ini mendirikan pabrik Khong Guan Biscuit Factory (Singapore) Limited pada 1947.  

Lalu, pada 1980-an, pabrik-pabrik Khong Guan dibuka di Malaysia dan sebagian besar Asia Tenggara, dengan jalur produksi yang dirancang dan diproduksi oleh outfit rekayasa mereka sendiri. 

Untuk memperluas kehadirannya di seluruh dunia, KGB mulai mendirikan Khong Guan Corporation (KGC) pada 1982 sebagai perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat.

Kini bisnis multinasional tersebut telah diserahkan kepad Chew Soo Eng sebagai Direktur Eksekutif, ditunjuk sebagai Managing Director sejak 11 Januari 2007 sampai saat ini.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper