Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Perputaran Ekonomi dari Bagi-Bagi Hampers jelang Lebaran Diproyeksi Rp10,73 triliun

Potensi perputaran ekonomi dari pemberian hampers atau gift menjelang Lebaran mencapai Rp10,73 triliun.
Aneka kue kering/Istimewa
Aneka kue kering/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Syariah Indonesia (BSI) Institute menghitung potensi perputaran ekonomi dari pemberian hampers atau gift menjelang Lebaran 2024 mencapai Rp10,73 triliun.

Senior Quantitative Analyst BSI Institute Fatiya Rumi Humaira menyampaikan bahwa berdasarkan hasil riset terkait Ramadan dan Idulfitri, memperkirakan bahwa konsumsi masyarakat, baik secara offline maupun online melonjak di 1 minggu sebelum Lebaran.

“Tingginya konsumsi selama Ramadan direfleksikan dalam proporsi masyarakat yang berbelanja selama Ramadan, yaitu sebesar 66,1%,” katanya, dikutip Minggu 7/4/2024.

Fatiya mengatakan, salah satunya, alokasi belanja masyarakat yang bersifat alturisme meningkat cukup tinggi.

Sebanyak 21% masyarakat memberi hampers/gift kepada kerabat atau saudara selama periode Ramadan dan Idulfitri, dengan rata-rata biaya hampers/gift yang dikeluarkan sebesar Rp365.350.

“Berdasarkan perhitungan BSI, total potensi perputaran ekonomi dari pemberian hampers/gift menjelang Lebaran secara nasional adalah sebesar Rp10,73 triliun,” jelasnya.

Di sisi lain, Fatiya mengatakan bahwa salah satu peningkatan belanja adalah untuk kebutuhan alat kebersihan, di mana 70% masyarakat membersihkan rumah menjelang puasa. 

Masih terkait rumah, 19,1% responden juga membeli perlengkapan atau dekorasi rumah selama Ramadan.

Adapun, online marketplace menjadi salah satu metode yang cukup banyak digunakan untuk berbelanja kebutuhan Ramadan. 

Beberapa aspek pertimbangan utama bagi responden untuk berbelanja online adalah diskon/promo (91,2%), harga (86,2%), kecepatan pengiriman (60,3%), ulasan pembeli lain (47,1%), variasi metode pembayaran (45,9%), garansi sampai sebelum hari raya (30,3%), jangkauan area pengiriman (27,1%), dan keramahtamahan pelayanan (24%).


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Maria Elena
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper