Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Presiden Jokowi Resmikan Instruksi Jalan Daerah di Sulawesi Utara, Habiskan Rp183 Miliar

Presiden Jokowi mengatakan investasi bisa meningkatkan kualitas jalan dan memperkuat ekonomi lokal.
Petugas tengah membersihkan dan memeriksa rambu di ruas jalan/Bisnis/Rachman
Petugas tengah membersihkan dan memeriksa rambu di ruas jalan/Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp183 miliar dari APBN tahun 2023 untuk pembangunan.

Adapun dana tersebut digunakan untuk memperbaiki sembilan ruas jalan dengan total panjang mencapai 59 kilometer di Sulawesi Utara.

Hal ini disampaikannya saat meresmikan pelaksanaan Instruksi Jalan Daerah (IJD) di Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara, pada Jumat (23/2/2024).

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperbaiki infrastruktur jalan dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di provinsi Sulawesi Utara.

"Tahun 2024 akan diberikan lagi sehingga jalan-jalan di Provinsi Sulawesi Utara semuanya bagus, semuanya mulus," ujarnya dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden.

Investasi ini, kata Jokowi diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas jalan, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal dan mempercepat distribusi barang dan jasa di wilayah tersebut.

Bahkan, orang nomor satu di Indonesia itu meyakini peningkatan infrastruktur jalan juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Sulawesi Utara.

Presiden Ke-7 RI itu juga menyatakan bahwa pemerintah akan terus mengalokasikan dana untuk pembangunan infrastruktur di tahun 2024 sebagai bagian dari komitmen jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut.

Peresmian IJD di Kabupaten Bolaang Mongondow diharapkan menjadi satu langkah dalam perbaikan infrastruktur jalan di seluruh Provinsi Sulawesi Utara. Dengan diresmikannya proyek ini, diharapkan konektivitas dan aksesibilitas di Sulawesi Utara akan makin baik, membuka peluang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Akbar Evandio
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper