Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Profil AHY yang Disebut Bakal Dilantik Jokowi Jadi Menteri ATR Besok

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dikabarkan bakal dilantik menjadi Menteri ATR/Kepala BPN oleh Presiden Jokowi besok, Rabu (21/2/2024). Berikut ini profil AHY.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keterangan pers di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (4/9/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keterangan pers di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (4/9/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan bakal melakukan reshuffle kabinet. Salah satu nama yang diisukan masuk dalam kabinet ialah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AHY diisukan bakal dilantik menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang sekaligus Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) oleh Presiden Jokowi besok, Rabu (21/2/2024).

AHY yang merupakan putra dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini dikabarkan bakal mengisi kekosongan kursi Menteri ATR/Kepala BPN yang rencanannya bakal ditinggal Hadi Tjahjanto.

Hadi disebutkan bakal dilantik sebagai Menko Polhukam untuk menggantikan Mahfud MD yang telah mundur untuk ikut kampanye pemilihan presiden dan calon wakil presiden pada akhir Januari 2024 lalu.

Profil AHY

Melansir dari dataIndonesia.id, AHY merupakan Ketua Umum Partai Demokrat 2020-2025. Pria kelahiran Bandung, 10 Agustus 1978 merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Kristiani Herrawati (Ani Yudhoyono).

AHY berasal dari salah satu keluarga terpandang di Indonesia. Ayahnya merupakan Presiden Republik Indonesia periode 2004-2009 dan periode 2009-2014.

Sebelumnya, SBY seorang purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) berpangkat Letnan Jenderal, Menteri Koordinator Pertambangan Energi (2000-2001), Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial, dan Keamanan (2001-2004).

Sementara, ibunya adalah anak dari Sarwo Edhie Wibowo, pemimpin penumpasan G30S dengan jabatan Panglima Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD) atau kini bernama Kopassus dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat.

AHY menghabiskan masa kecil dan bersekolah dengan berpindah-pindah kota karena mengikuti daerah yang menjadi tempat tugas ayahnya. Dia menghabiskan masa kecilnya di Bandung, Timor Timur, Jakarta sampai dengan Amerika Serikat.

AHY sempat mengenyam pendidikan sekolah dasar (SD) di Timor Timur berpindah ke SD Kuntum Wijaya Kusuma, di Jakarta Timur pada 1984 hingga 1988. Kemudian, dia kembali pindah bersekolah ke David J. Brewer School, Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat hingga 1991.

Usai lulus sekolah dasar, AHY menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Bandung. Selanjutnya, dia kembali pindah bersekolah ke Jakarta dan menyelesaikannya di SMPN 20 Jakarta Timur.

Pada 1994, AHY menempuh pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) Taruna Nusantara di Magelang, Jawa Tengah. Sekolah tersebut merupakan salah satu sekolah dengan landasan militer.

Terinspirasi dari ayahnya, AHY memutuskan menjadi seorang tentara. Dia menempuh pendidikan militernya di Akademi Militer (Akmil) Indonesia pada 1997. 

Pada 2000, AHY lulus sekolah militer dengan dua penghargaan, yaitu Adhi Makayasa (murid lulusan terbaik) dan Tri Sakti Wiratama (prestasi tertinggi dengan penilaian kolektif dari mental, fisik, dan kecerdasan intelektual).

AHY lalu melanjutkan pendidikan militernya di Pendidikan Dasar Infanteri TNI AD dan Kursus Combat Intel pada 2001 serta Pendidikan Operasi Lintas Udara (Airborne Operations Course) Army Infantry School pada 2002.

Setelah itu, dia ditempatkan sebagai Komandan Tim Khusus dari Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/ Tengkorak dalam operasi pemulihan keamanan di Aceh pada 2002. Kemudian, dia menjabat sebagai Komandan Peleton Rifle Platoon, Batalyon Infanteri 305, Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD) pada 2002 hingga 2004 dan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Pasi-2/OPS Batalyon Infantri 305 pada 2004 hingga 2007. 

Pada 8 Juli 2005, dia menikah dengan Annisa Larasati Pohan. Annisa merupakan seorang artis dan anak dari Aulia Pohan, seorang Deputi Gubernur Bank Indonesia tahun 1999. Dari pernikahan tersebut, Agus dan Annisa dikaruniai satu orang anak, yaitu Almira Tunggadewi Yudhoyono.

Kemudian, AHY dipindahtugaskan kembali ke Lebanon untuk ditugaskan menjadi perwira seksi operasi kontingen Garuda XXIII-A di perbatasan Lebanon dan Israel pada 2006. Penugasan tersebut merupakan misi perdamaian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau  United Nations.

Sepulang dari Lebanon, dia melanjutkan pendidikan magister ilmu strategi di Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura pada 2006. Pada 2007, dia dipercaya menjadi Komandan Kompi dari Yonif Linud 305/ Brigif Linud 17/Divif 1/Kostrad hingga 2009.

Pada tahun yang sama, AHY juga menjabat sebagai instruktur untuk pasukan penjaga perdamaian Indonesia dalam kontingen Garuda XXIII-B and XXIII-C hingga 2008. Selain itu, dia dipercaya menjadi petugas operasi darat (ground operations officer) G-3 dalam program Exercise COBRA GOLD dari US PACOM di Thailand pada 2008.

Sambil bekerja, AHY kembali menyelesaikan pendidikan Master in Public Administration di John F. Kennedy School of Government, Harvard University, Amerika Serikat pada 2010. Setelahnya, dia berhasil menyelesaikan pendidikan militer di US Army Advanced Officer School, Fort Benning, Amerika Serikat pada 2011.

Karier militernya cukup cemerlang dan membuatnya diberikan amanah sebagai Kepala Seksi Operasi di Brigade Infanteri Lintas Udara 17, Komando Cadangan Strategis (Kostrad) selama 2011 hingga 2013. Selang beberapa lama, AHY diangkat menjadi dosen di Sekolah Manajemen Pertahanan (Program Magister), Universitas Pertahanan Indonesia hingga 2014.

Setahun kemudian, AHY menempuh pendidikan di George Herbert Walker School of Business and Technology, Webster University, Amerika Serikat. Pada waktu yang sama, dia menempuh kembali pendidikan militernya di US Army Command and General Staff College, Fort Leavenworth, Amerika Serikat.

Sepulangnya dari Amerika Serikat, dia diberikan tugas sebagai Komandan Batalyon, Batalyon Infanteri Yonif Mekanis 203. Selama di batalyon tersebut, AHY memberikan pengamanan Ibu Kota selama 2015 hingga 2016.

Pada September 2016, AHY memutuskan mengundurkan diri dari militer dengan jabatan terakhir sebagai Mayor Infanteri. Pengunduran tersebut menjadi awal langkah AHY masuk dalam dunia politik dengan bergabung Partai Demokrat dan memutuskan masuk ke bursa pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper