Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2023 dari Sri Mulyani, BI, IMF, Bank Dunia

Berikut rekap proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2023 dari IMF, Bank Dunia, Bank Indonesia (BI) hingga Sri Mulyani.
Ilustrasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Gedung bertingkat di jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. JIBI/Feni Freycinetia
Ilustrasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Gedung bertingkat di jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. JIBI/Feni Freycinetia

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data pertumbuhan ekonomi Indonesia 2023 dan kuartal IV/2023 pada siang ini, Senin (5/2/2024). Simak proyeksi PDB RI 2023 dari Menkeu Sri Mulyani, Gubernur BI Perry Warjiyo, Bank Dunia, IMF, hingga ekonom. 

Konsensus ekonom yang dihimpun oleh Bloomberg memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara rata-rata sebesar 4,9%, dengan kisaran 4,6% hingga 5,1%.

Lantas, apakah ekonomi Indonesia pada dapat tumbuh dalam rentang target 5%? Berikut proyeksi laju ekonomi Indonesia yang disampaikan Menkeu Sri Mulyani, Bank Indonesia, Bank Dunia, IMF, hingga ekonom ternama. 

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2023

1. Sri Mulyani 

Menteri Keuangan Sriulyani Indrawati dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 akan mencapai tingkat 5%.

Meski dalam suasana global yang tidak pasti dan cenderung melambat, Sri Mulyani menekankan bahwa ekonomi Indonesia tetap bertahan dengan baik alias resilien. Utamanya, permintaan domestik menjadi penopang dan sebagai substitusi pelemahan eksternal.  

“Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2023 diperkirakan masih akan bertahan pada kisaran 5%,” ujarnya dalam Konferensi Pers KSSK di Gedung Kementerian Keuangan, Selasa (30/1/2024).   

Optimistisnya capaian ekonomi 2023 tersebut diproyeksi berlanjut dari pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,05% (year-to-date/ytd) pada kuartal III/2023, didukung oleh konsumsi dan investasi. 

Aktivitas konsumsi masyarakat yang masih kuat, didukung oleh tingkat inflasi yang relatif terkendali juga penurunan tingkat pengangguran serta peran APBN, secara aktif menjadi shock absorber untuk menjaga daya beli masyarakat sepanjang 2023.  

Sri Mulyani juga melihat mulai kuartal I/2023, kinerja investasi terus mengalami tren penguatan, sejalan dengan percepatan penyelesaian proyek strategis nasional (PSN). 

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati

2. Bank Indonesia

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada 2023 akan mencapai 5%. Dia pun menyatakan bahwa pertumbuhan ini merupakan yang terbaik di dunia.

“Indonesia adalah one of the best economic performance of the world, InsyaAllah tahun lalu pertumbuhan kita sekitar 5%,” ungkapnya dalam Peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia 2023, Rabu (31/1/2024). 

Pertumbuhan ekonomi yang kuat ini, kata Perry, sejalan dengan inflasi yang terjaga dan terkendali pada level yang rendah, yaitu mencapai 2,61%, juga terendah di antara negara G20.

Dia pun memberikan bukti lain bahwa ekonomi Indonesia mampu menyaingi negara maju lainnya, yaitu rupiah yang terapresiasi dan penyaluran kredit mampu tumbuh hingga 10%. 

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo

3. Bank Dunia

Bank Dunia (World Bank) dalam Indonesia Economic Prospects Desember 2023 memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5% pada 2023.

Perkiraan tersebut meningkat 0,1 persen poin dari proyeksi sebelumnya, pada Indonesia Economic Prospects (IEP) edisi April 2023, yang diperkirakan sebesar 4,9%.

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Satu Kahkonen menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia diperkirakan tetap stabil dalam lingkungan global yang penuh tantangan saat ini. Ekonomi Indonesia bahkan dinilai masih tetap menjadi the bright spot di dunia.

“Indonesia tetap menjadi the bright spot dalam perekonomian dunia. Pertumbuhan PDB [Indonesia] didukung oleh pulihnya konsumsi swasta, yang pada gilirannya mendorong sektor jasa, khususnya transportasi, komunikasi dan pariwisata,” kata Satu.

Dia menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang stabil ini didukung dengan defisit transaksi berjalan dan anggaran yang kecil, utang publik yang rendah, cadangan devisa yang memadai, serta pembiayaan eksternal yang stabil.  

Bank Dunia pun menilai kinerja perekonomian ini akan menjadi penyangga ekonomi makro yang kuat bagi Indonesia terhadap guncangan apapun. 

Bank Dunia atau World Bank
Bank Dunia atau World Bank

4. IMF

Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan perekonomian Indonesia akan tumbuh 5% pada 2023 dan 2024 dalam laporan World Economic Outlook edisi Oktober 2023.

IMF menyampaikan, proyeksi ekonomi Indonesia didasarkan pada kebijakan pemerintah yang mempertahankan kebijakan fiskal yang netral, disertai dengan kebijakan pajak dan reformasi administrasi yang moderat, realisasi belanja negara, dan peningkatan belanja modal secara bertahap dalam jangka menengah yang sejalan dengan ruang fiskal.

Menurut IMF, asumsi kebijakan moneter Bank Indonesia juga sejalan dengan inflasi yang berada di kisaran target bank sentral dalam jangka menengah.

Dana Moneter Internasional atau IMF
Dana Moneter Internasional atau IMF

5. ADB

Selanjutnya, Asian Development Bank (ADB) juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat pada level 5% pada 2023 dan 2024.

Direktur ADB di Indonesia Jiro Tominaga menyampaikan pertumbuhan ekonomi tersebut didukung oleh kondisi ekonomi makro domestik yang kuat, baik dari sisi fiskal maupun moneter, juga dari sisi pengelolaan utang. 

“Jadi kami sangat yakin bahwa Indonesia akan terus mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang kuat di masa mendatang,” katanya.

Selain laju inflasi yang terkendali, fundamental rumah tangga diperkirakan tetap stabil, ekonomi juga didukung oleh investasi yang terus meningkat seiring dengan percepatan proyek-proyek infrastruktur melalui Program Strategis Nasional (PSN) dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Halaman
  1. 1
  2. 2

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper