Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kecelakaan Kereta di Cicalengka: Kedua Masinis Sempat Terjepit, Evakuasi Masih Berjalan

Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo mengatakan evakuasi kedua kereta di Bandung masih dilakukan hingga Jumat (5/1/2024) pagi.
Hakim Baihaqi, Restu Wahyuning Asih
Jumat, 5 Januari 2024 | 10:14
Tim Basarnas melakukan evakuasi pada kecelakaan KA Turangga dan KA Bandung Raya
Tim Basarnas melakukan evakuasi pada kecelakaan KA Turangga dan KA Bandung Raya

Bisnis.com, JAKARTA - Kereta Api Turangga relasi Surabaya Gubeng-Bandung adu banteng dengan KA Bandung Raya di Hautpugur, Kawasan Stasiun Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024) pagi.

Akibat kecelakaan tersebut, salah satu gerbong Kereta Bandung Raya terpental ke sawah. Kondisi gerbong kedua kereta pun juga mengalami kerusakan di beberapa bagian.

Petugas Basarnas, personil polisi serta petugas KAI tengah melakukan evakuasi dan penyisiran korban di dalam gerbong kereta. 

Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo dalam keterangan resminya mengatakan bahwa kedua masinis kereta sempat terjepit akibat tabrakan yang terjadi.

Dirinya juga menyampaikan bahwa sampai saat ini ada tiga korban jiwa akibat kecelakaan tersebut. Yakni masinis, asisten masinis, dan pegawai kereta.

"Sementara korban jiwa ada tiga, masinis, asisten masinis, dan pegawai kereta. Alhamdulillah untuk semua penumpang sejauh ini masih baik-baik dalam proses evakuasi," ujarnya dikutip dari Youtube KompasTV.

Sayangnya pihaknya belum bisa mengonfirmasi korban berasal dari kereta api yang mana.

Kronologi dan Evakuasi

Kepala Basarnas Bandung Hery Marantika mengatakan, dalam proses evakuasi tersebut pihaknya membentuk dua tim di lapangan. Regu pertama merupakan tim evakuasi dan regu kedua tim pendataan di RSUD Cicalengka. 

“Tim melaksanakan evakuasi dengan menggunakan alat ekstraksi. Jumlah korban masih dalam pendataan,” kata Hery melalui pesan tertulis yang diterima Bisnis.com, Jumat (5/1/2024).

Sebelumnya, KA Turangga dan KA Commuter Line Bandung Raya bertabrakan di jalur rel antara Stasiun Haurpugur-Stasiun Cicalengka pada Jumat pagi ini sekira pukul 06.03 WIB.

Dalam kejadian itu, KA Turangga berjalan dari arah Surabaya menuju Stasiun Bandung. Sementara, KA Commuter Line Bandung Raya bergerak dari arah Stasiun Padalarang dengan tujuan akhir Stasiun Cicalengka.

EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji mengatakan, jallur rel antara Haurpugur-Cicalengka untuk sementara tidak dapat dilintasi akibat kecelakaan tersebut. 

Menurut Agus, upaya selanjutnya dari KAI adalah melakukan evakuasi dua rangkaian kereta api dan perbaikan jalur rel yang mengalami kerusakan. 

“KAI akan melakukan upaya rekayasa pola operasi berupa jalan memutar dan pengalihan menggunakan angkutan lain,” katanya.

KAI pun bakal melakukan investigasi bersama KNKT untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

Selain itu, Ditjen Perkeretaapian juga telah mengirimkan tim teknis untuk mengamankan lokasi kejadian.

“Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan turut prihatin dan berduka cita atas korban terdampak akibat insiden ini,” jelas Risal dalam keterangan resminya, Jumat.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper