Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PUPR Lelang Proyek di IKN Senilai Rp1,7 Triliun, Ini Detailnya

Kementerian PUPR resmi memulai lelang Pembangunan Sarana Prasarana II di Ibu Kota Nusantara (IKN) senilai Rp1,7 triliun.
Suasana pembangunan Sumbu Kebangsaan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (22/9/2023). Presiden Joko Widodo menyebut progres pembangunan IKN sudah mencapai sekitar 40 persen. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Suasana pembangunan Sumbu Kebangsaan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (22/9/2023). Presiden Joko Widodo menyebut progres pembangunan IKN sudah mencapai sekitar 40 persen. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) resmi memulai lelang Pembangunan Sarana Prasarana II di Ibu Kota Nusantara (IKN) senilai Rp1,7 triliun.

Mengutip laman resmi Layanan Pengadaann Secara Elektronik (LPSE) PU, Pembangunan Sarana Prasarana Pemerintahan II melingkupi konstruksi Istana Wakil Presiden, Kantor Wakil Presiden, Kantor Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), Kediaman Wapres, dan Bangunan Pendukung Lainnya di IKN.

"Lokasi Pembangunan Sarana Pemerintahan II berada di kawasan Perumahan Barat (West Residence) di zona pemerintahan SUB BWP 1A," tulis PUPR dalam dokumen lelangnya, dikutip Jumat (29/12/2023).

Adapun, luas kawasan Sarana Pemerintahan II dilaporkan mencapai 141.121 meter persegi (m2) dengan kondisi lahan yang berbukit. Hal itu menjadi potensi sekaligus kendala dalam perencanaan kawasan. 

Sementara itu, kondisi lahan eksisting dilaporkan diselubungi oleh hutan industri dengan pohon homogen eucalyptus, karet dan semak belukar yang ke depannya akan diusahakan untuk dikembalikan menjadi hutan heterogen dengan pohon yang beragam.

"Sumber dana pekerjaan konstruksi rancang dan bangun kegiatan Pembangunan Sarana Prasarana Pemerintahan II di IKN dibebankan pada DIPA Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah II Provinsi Kalimantan Timur, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Timur, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2024-2025," jelas PUPR.

Nantinya, waktu pelaksanaan pekerjaan konstruksi rancang dan bangun kegiatan Pembangunan Sarana Prasarana Pemerintahan II di IKN adalah 450 hari kalender, terhitung sejak ditandatanganinya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) sampai dengan serah terima pertama (Provisional Hand Over - PHO).

Adapun, proses pengumuman hasil prakualifikasi lelang akan jatuh pada 25 Januari 2024. Sementara itu, pengumuman pemenang lelang proyek Rp1,7 triliun tersebut rencananya akan dilakukan pada 12 Maret 2024.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper