Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Produsen Nikel Top Dunia IPO di Bursa Hong Kong, Langsung Melejit!

Harga saham anak perusahaan produsen nikel terkemuka di dunia, Tsingshan Holding Group Co, melejit usai IPO di bursa Hong Kong.
Ilustrasi perakitan baterai untuk mobil listrik/ Bloomberg
Ilustrasi perakitan baterai untuk mobil listrik/ Bloomberg

Binsis.com, JAKARTA - Pabrik baterai China REPT Battero Energy Co., Anak perusahaan Tsingshan Holding Group Co., selaku produsen nikel terkemuka di dunia, mengalami kenaikan harga saham usai resmi menggelar intial public offering (IPO) di bursa Hong Kong

Harga saham REPT Battero di hari perdagangan pertamanya pada Senin (15/12) mengalami kenaikan harga setelah IPO. Harga saham perusahaan baterai listrik tersebut juga telah menguat sebesar 7,4% dan diperdagangkan setinggi 19,66 dolar Hong Kong atau sekitar Rp39.030.

Selama perdagangan saham, anak usaha Tsingshan Holding Group Co. juga telah mengumpulkan dana sekitar US$116 juta saham dengan harga 18,30 dollar Hong Kong per saham. 

Perusahaan tersebut juga ditawarkan dengan harga 18,2 dollar Hong Kong hingga 20,6 dollar Hong Kong per saham per lembar saham dalam IPO terbesar keempat di Hong Kong tahun ini, atau sekitar Rp36.123 hingga Rp40.888 per lembar saham.

REPT Battero  masuk ke pasar setelah tahun yang tidak terlalu baik untuk penjualan saham baru di Hong Kong, dengan total dana yang terkumpul menurun 58% dibandingkan dengan tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Hal ini akibat meningkatnya kekhawatiran mengenai pertumbuhan ekonomi China. 

Adapun, produsen baterai mobil listrik CALB Co., yang mencatatkan diri di Hong Kong pada Oktober 2022 setelah mengumpulkan US$1,3 miliar, sejak di hari perdagangan pertamanya, telah mencatatkan penurunan lebih dari 50%. 

Kemudian, tidak termasuk REPT Battero, sebanyak 15 perusahaan yang tercatat di Hong Kong setelah mengumpulkan dana antara US$100 juta hingga US$500 juta pada 2023, pada debutnya telah mengalami kenaikan rata-rata sebesar 1,9%.

REPT Battero akan menggunakan 80% dari dana yang diperoleh untuk meningkatkan kapasitas produksinya, terutama pembangunan fasilitas di Wenzhou, Foshan, dan Chongqing. Dalam penawaran ini, Morgan Stanley dan Citic Securities menjadi sponsor bersama. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper