Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pedagang Lokal Pasrah TikTok Shop Mau Buka Lagi di RI

Pedagang Pasar Tanah Abang angkat bicara terkait rencana TikTok Shop kembali buka di Indonesia setelah resmi ditutup pada awal Oktober 2023.
Kondisi terkini Pusat Grosir Tanah Abang Jakarta usai TikTok Shop ditutup, Selasa (28/11/2023) - BISNIS/Ni Luh Anggela.
Kondisi terkini Pusat Grosir Tanah Abang Jakarta usai TikTok Shop ditutup, Selasa (28/11/2023) - BISNIS/Ni Luh Anggela.

Bisnis.com, JAKARTA - Berembusnya kabar bahwa TikTok Shop akan kembali dibuka mengundang reaksi beragam dari sejumlah pedagang di Pasar Tanah Abang.

Beberapa pedagang di antaranya mengaku pasrah jika pada akhirnya TikTok Shop kembali membuka layanannya di Indonesia. Lina (45), pemilik toko Lina Fashion menilai, TikTok Shop memiliki hak untuk kembali membuka layanannya di Indonesia, selama mendapatkan izin dari pemerintah.

“Kalau pemerintah mengizinkan ya silakan saja,” kata Lina kepada Bisnis, Selasa (28/11/2023), meski ada sedikit kekhawatiran dengan kabar tersebut.

Komentar senada juga disampaikan oleh Sumitro. Meski tidak berkomentar banyak ketika mendengar kabar ini, dia hanya bisa menyerahkan urusan tersebut kepada pemerintah. Mengingat, para pedagang tidak bisa berbuat apa-apa jika pada akhirnya TikTok Shop kembali hadir di Indonesia. 

Tanggapan berbeda datang dari Iis (38), karyawan di salah satu toko Pasar Tanah Abang. Menurutnya, selama TikTok Shop tidak merugikan mereka, para pedagang tidak ambil pusing dengan rencana tersebut.

Pasalnya, kata Iis, kondisi sepinya Pasar Tanah Abang sudah terjadi selama beberapa bulan terakhir, bahkan sebelum layanan ini booming di Indonesia. 

“Emang keadaan pasarnya begini. Kita nggak bisa saling menyalahkan, emang keadaan pasarnya kayak begini,” ujarnya.

Tia (26), karyawan di Toko Harlotte, awalnya sempat kebingungan menanggapi kabar tersebut. Sebab, tidak bisa dipungkiri Tia, para pedagang mau tidak mau harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi saat ini.

Namun di sisi lain, Tia menjadi salah satu dari sekian banyak pedagang yang merasa, hadirnya TikTok Shop menjadi pemicu sepinya pengunjung di Pasar Tanah Abang hingga berpengaruh terhadap penjualan para pedagang.

Kala TikTok Shop masih merajalela, Tia mengaku sangat sulit untuk bisa mendapatkan Rp10 juta per harinya. Padahal sebelumnya, mereka masih bisa meraup untung hingga Rp20 juta per hari, bahkan mencapai Rp50 juta saat akhir pekan.

Ketika TikTok Shop per 4 Oktober 2023 resmi hengkang dari Indonesia, Tia mengeklaim ada sedikit peningkatan pada penjualannya. 

“Sekarang itu Rp15 juta, kadang Rp20 juta [per hari] kalau hari-hari biasa. Kecuali Sabtu-Minggu lumayan naik, kadang Rp30 juta,” jelasnya.

Hal itu turut dibenarkan oleh Lina. Dia menyampaikan, penjualannya mulai kembali meningkat usai TikTok Shop menutup layanannya. 

“Kalau masih ada TikTok mah benar-benar sepi kita,” ungkapnya.

TikTok secara resmi menutup layanan TikTok Shop di Indonesia per 4 Oktober 2023, seiring dengan terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No.31/2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan melalui Sistem Elektronik.

Melalui beleid tersebut, pemerintah melarang platform media sosial seperti TikTok merangkap menjalankan bisnis e-commerce. Dipertegas pula bahwa social commerce hanya diizinkan sebagai sarana untuk menawarkan barang dan jasa, bukan sebagai layanan transaksi jual beli.

Melalui laman resminya, TikTok Shop mengumumkan tidak lagi memfasilitasi transaksi per 4 Oktober 2023. Keputusan ini diambil untuk menghormati dan mematuhi peraturan dan hukum yang berlaku di Indonesia. 

“Dengan demikian, kami tidak akan lagi memfasilitasi transaksi e-commerce di dalam TikTok Shop Indonesia, efektif per tanggal 4 Oktober pukul 17.00 WIB,” tulis TikTok dalam laman resminya, Selasa (3/10/2023). 

TikTok Shop Gandeng E-commerce Lokal

Hampir dua bulan sejak TikTok menutup layanan TikTok Shop, beredar kabar bahwa TikTok tengah dalam pembicaraan untuk menanamkan investasi pada unit ritel online PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO).

Informasi terkait rencana TikTok Shop kembali buka di Indonesia dibenarkan oleh Asisten Deputi Pembiayaan dan Investasi UKM, Deputi Bidang UKM, KemenKop UKM, Temmy Satya Permana.

Dia menyebut, TikTok Shop nantinya akan mematuhi seluruh regulasi yang berlaku di Indonesia.

“Akan buka lagi [TikTok Shop di Indonesia]. Informasi yang saya dapat dari TikTok, mereka akan buka lagi dan kali ini comply [patuh] dengan regulasi di Indonesia,” kata Temmy saat ditemui di Gedung Kemenkop UKM, Jakarta pada Jumat (17/11/2023).

Dia melanjutkan bahwa TikTok kemungkinan tidak akan membentuk badan usaha atau PT baru untuk TikTok Shop tersebut. Rencananya, Tiktok Shop akan menggandeng salah satu mitra e-commerce lokal. 

Sementara itu, melansir Bloomberg dalam laporannya menyebut layanan milik ByteDance Ltd ini tengah mengerjakan potensi investasi pada unit ritel online GoTo, Tokopedia, yang disebut dapat diselesaikan dalam beberapa minggu mendatang.

Sumber anonim Bloomberg menyampaikan, daripada melakukan investasi langsung, kesepakatan tersebut dapat berbentuk usaha patungan antara kedua perusahaan.

“Diskusi tersebut juga melibatkan kedua perusahaan untuk bersama-sama membangun platform e-commerce baru,” kata sumber itu. 

Masih menurut sumber itu, kesepakatan itu mungkin dapat membantu memperlancar hubungan TikTok dengan pemerintah.

Merespons hal tersebut, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengaku tidak ambil pusing dengan rencana kerja sama kedua perusahaan ini, selama mengikuti prosedur yang tercantum dalam Permendag No.31/2023.

“Kita kan nggak anti, nggak larang,” ungkapnya usai menghadiri rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Senin (27/11/2023).

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Isy Karim, mengaku pihaknya belum menerima pengajuan izin e-commerce hasil kerja sama TikTok dengan GOTO. 

“Belum ada di meja kita,” ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ni Luh Anggela
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper