Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Korsel Jajaki Kerja Sama untuk Bangun Pertanian dan Pangan di RI

Kepala Staf Presiden Moeldoko menyebut perusahaan Korsel menjajaki kerja sama untuk pembangunan pertanian dan pangan di RI.
Petani beraktivitas di lahan persawahan di kawasan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (17/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Petani beraktivitas di lahan persawahan di kawasan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (17/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Tridge, sebuah perusahaan asal Korea Selatan, menjajaki kerja sama dengan pemerintah Indonesia dalam pembangunan pertanian dan pangan. Kerja sama ini, utamanya terkait pengembangan data dan menghubungkan produk-produk Indonesia dengan pembeli mancanegara.

Tridge sendiri merupakan sebuah perusahaan yang mengembangkan platform pertanian serta menghubungkan pembeli dengan penjual komoditas pangan dan pertanian dari seluruh dunia. 

Kepala Staf Presiden Moeldoko menyampaikan, pemasaran komoditas pertanian masih menjadi persoalan dan belum menemukan solusi yang pas. Untuk itu, dibutuhkan teknologi digital dan kecerdasan buatan untuk mengatasinya.

“[Ini] akhirnya memengaruhi kesejahteraan petani dan keberlanjutan sektor pertanian secara keseluruhan,” kata Moeldoko dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/10/2023).

Menurutnya, perlu ada keseimbangan data antara penawaran dan permintaan pada komoditas pangan dan pertanian di Tanah Air, guna mengatasi persoalan tersebut. Dengan begitu, produksi dalam negeri bisa tersalur ke daerah-daerah atau bahkan negara yang membutuhkan.

Dia mencontohkan, Indonesia saat ini sedang memasuki musim panen bawang merah. Akibatnya, harga bawang merah anjlok. Namun, ada kemungkinan negara-negara lain membutuhkan bawang merah sehingga sangat penting menghubungkan produk domestik dengan pasar luar negeri.

Oleh karena itu, diperlukan teknologi digital dan kecerdasan buatan guna mentransformasi sektor pertanian Indonesia.

Sementara itu, CEO Tridge Shin Hyun-seok mengklaim bahwa platform yang dikembangkan perusahaan rintisannya menyediakan data dan wawasan mengenai pasar makanan dan pertanian. Data tersebut dapat dimanfaatkan pemerintah dalam mengambil kebijakan di sektor pangan.

“Pemerintah dapat mengambil keputusan yang tepat guna meningkatkan produktivitas pertanian dan meningkatkan akses pangan,” ujarnya.

Adapun Tridge sendiri telah bekerja sama dengan negara-negara lain di dunia. Tercatat hingga saat ini, sudah ada lebih dari 150 negara yang bekerja sama dengan perusahaan asal Korea Selatan ini.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ni Luh Anggela
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper