Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ini 4 Sektor yang Diminati Australia Barat di Asean

Sektor kendaraan listrik hingga pertanian di Asean ternyata dilirik oleh Australia Barat karena memiliki potensi kerja sama.
Perdana Menteri Australia Barat Roger Cook dalam diskusi panel Asean Business and Investment Summit (ABIS) 2023 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (3/9/2023). - Dok. Asean Summit 2023
Perdana Menteri Australia Barat Roger Cook dalam diskusi panel Asean Business and Investment Summit (ABIS) 2023 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (3/9/2023). - Dok. Asean Summit 2023

Bisnis.com, JAKARTA — Australia Barat menyatakan minatnya untuk berkolaborasi dengan negara-negara Asean dalam sejumlah sektor, mulai dari industri kendaraan listrik hingga pertanian. Kerja sama dapat dilakukan berbekal potensi masing-masing negara.

Perdana Menteri Australia Barat Roger Cook mengatakan bahwa peluang kerja sama utamanya ada di sektor energi hijau, industri kendaraan listrik, pendidikan, dan pertanian. Adapun, energi hijau dinilai sebagai salah satu peluang kolaborasi kunci antara Australia Barat dan Asean.

"Kami berpendapat bahwa peluang energi ramah lingkungan adalah kuncinya, sebuah peluang kunci untuk melibatkan Australia Barat dan anda," kata Roger di sela-sela Asean Business and Investment Summit (ABIS) 2023 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (3/9/2023).

Roger menyebut, Australia Barat memiliki kelimpahan tenaga surya maupun angin. Sehingga, mereka ingin menjadikan pembangkit listrik menggunakan energi terbarukan sebagai dekarbonisasi perekonomian mereka.

Kendati begitu, Australia Barat ingin memberikan peluang bagi Asia Tenggara sebagai mitra untuk melakukan dekarbonisasi perekonomiannya.

Negaranya juga bercita-cita untuk menjadi bagian penting dari rantai pasok global utamanya di industri kendaraan listrik mengingat semua mineral penting yang dibutuhkan untuk baterai lithium ada di sana. Apalagi, Asean seperti Indonesia, Vietnam, Thailand, saat ini tengah gencar mengembangkan ekosistem kendaraan listrik.

Adapun dengan Indonesia, Australia bersama dengan Kadin Indonesia sudah memiliki nota kesepahaman, dan dalam beberapa ke depan akan menghasilkan kontrak yang kuat untuk ekosistem kendaraan listrik.

"Australia Barat ingin menjadi bagian dari rantai pasokan tersebut, sehingga kami dapat terus membantu mitra kami di Indonesia untuk menjadi pemimpin dalam manufaktur kendaraan listrik," ungkapnya.

Sektor pendidikan juga turut menjadi peluang Australia untuk bekerja sama dengan negara kawasan.

"Kami memiliki penekanan yang sangat kuat pada pendidikan internasional dan peran yang dapat dimainkannya," ujarnya.

Membangun kolaborasi di sektor pertanian juga dinilai penting. Menurut mereka, sektor ini memberikan peluang yang sangat penting bagi perekonomian Australia Barat dan Asean.

“Menurut kami produk pertanian dan pertanian pangan memberikan peluang yang sangat penting antara kedua perekonomian kita untuk membangun hubungan ekonomi tersebut,” pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper