Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Susul Aguan-Salim, Bos Sinar Mas Franky Widjaja Bakal Investasi di IKN

Bos Sinar Mas Group, Franky Widjaja bakal bergabung dengan konglomerat lainnya seperti Aguan dan Anthoni Salim untuk investasi di IKN.
Bos Grup Sinar Mas, Franky Oesman Widjaja ternyata memegang saham emiten batu bara PT Bumi Resources Tbk. (BUMI).
Bos Grup Sinar Mas, Franky Oesman Widjaja ternyata memegang saham emiten batu bara PT Bumi Resources Tbk. (BUMI).

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengungkap lagi nama baru konglomerat yang siap menyuntikkan dana untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dalam informasinya, Bahlil mengungkapkan bahwa Bos Sinar Mas, Franky Oesman Widjadja juga dilaporkan siap menanamkan modal untuk pembangunan proyek di IKN.

"Yang sudah masuk itu pak Aguan, Pak Anthoni Salim, Pak Franky Widjaja mereka sudah bikin konsorsium," kata Bahlil saat ditemui di sela-sela agenda Rapat Kerja Nasional HIPMI yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Kamis (31/8/2023).

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil turut memastikan konsorsium tersebut akan melangsungkan groundbreaking proyek pada September 2023 ini.

Lebih lanjut, konsorsium penanam modal dalam negeri (PMDN) itu nantinya akan membangun sejumlah infrastruktur dasar mulai dari hotel, taman-taman, gedung sekolah, rumah sakit, hingga mal.

Tak hanya penanam modal dalam negeri, Bahlil juga memberi sinyal bahwa sudah terdapat calon investor asing yang turut melirik IKN. Hanya saja, dia menekankan bahwa untuk tahap awal pemerintah masih memprioritaskan pada sejumlah investor dalam negeri.

"Kita pengen investornya itu kalau bisa dalam negeri. Luar negeri-nya juga sudah banyak tapi tahap pertama kita prioritaskan dalam negeri dulu," ujarnya.

Sementara itu, saat ditanyai lebih lanjut mengenai berapa jumlah nilai investasi yang akan disuntikkan, Bahlil menyebut bahwa pihaknya belum dapat memberikan informasi lanjutan.

Namun demikian, sebelumnya dia menyebut bahwa rencana investasi PMDN yang akan groundbreaking pada September 2023 di IKN diperkirakan sebesar Rp30 triliun-Rp40 triliun. 

Untuk diketahui, Franky Widjaja merupakan putra dari konglomerat pendiri Grup Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja, meninggal pada Januari 2019 di usia 95 tahun. Pada 2022, Forbes mencatat total kekayaannya mencapai US$10,8 miliar atau sekitar Rp157,2 triliun, ketiga terkaya di Indonesia.

Franky Widjaja juga merupakan sosok di balik perusahaan raksasa minyak kelapa sawit Golden Agri-Resources. Di samping itu, dia juga merupakan menjadi pemegang saham terbesar PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) urutan ke-11, yang menguasai 1,64 miliar saham atau setara 0,44 persen pada 2022.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper