Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Profil TEPCO, Perusahaan Jepang yang Buang Limbah Nuklir ke Laut

Perusahaan Jepang bernama TEPCO membuat geger dunia setelah ketahuan membuang limbah nuklir ke laut.
Tepco, perusahaan Jepang yang buang limbah nuklir ke laut/REUTERS
Tepco, perusahaan Jepang yang buang limbah nuklir ke laut/REUTERS

Bisnis.com, SOLO - Perusahaan Jepang membuat geger dunia internasional lantaran membuang limbah nuklir ke laut.

Para eksekutif perusahaan tersebut mengatakan kepada wartawan bahwa ini hanya sementara. Mereka akan segera menghentikan pelepasan air olahan ke Pasifik jika ada masalah yang terdeteksi.

Air mulai mengalir pada Rabu, 23 Agustus 2023, pukul 1 siang waktu setempat dengan rencana awal untuk melepaskan air terus menerus selama 17 hari.

Air limbah tersebut merupakan hasil dari kerusakan Pembangkit Tenaga Listrik Nuklir (Fukushima) yang dihantam oleh tsunami pada 2011 lalu. Sejak bencana itu, air dipompa untuk mendinginkan bahan bakar reaktor nuklir Fukushima.

Jelas saja bebagai reaksi diterima oleh perusahaan Jepang tersebut atas kecerobohan yang dilakukan.

Mereka dianggap tidak menghargai upaya masyarakat yang telah berjuang selama 12 tahun terakhir sejak bencana nuklir Fukushima tahun 2011.

Dilansir dari ABC News, perusahaan Jepang yang dengan sengaja membuang limbah nuklir ke laut tersebut bernama TEPCO.

Profil perusahaan TEPCO

Tepco adalah sebuah perusahaan pembangkit listrik terbesar di Jepang. TEPCO memasok listrik untuk memenuhi permintaan dari lebih dari 29 juta pelanggannya di Tokyo, yang merupakan pusat politik, ekonomi, dan budaya Jepang, dan delapan prefektur di sekitarnya.

Dilansir dari situs resminya, TEPCO didiran pada tahun 1951. Ini menjadi salah satu perusahaan rintisan Jepang untuk membangun kembali ekonominya setelah kehancuran akibat Perang Dunia II.

Setelah pendiriannya, dimulailah pengoperasian Unit No. 3 (55 MW) di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Ushioda, fasilitas pembangkit listrik tenaga panas pertama TEPCO.

Kemudian pada tahun 1971, PLTN Fukushima Daiichi pun mulai beroperasi. Mereka memiliki 190 pembangkit listrik yang sebagian besar memanfaatkan sumber listrik termal, nuklir, dan hidroelektrik.

Pada 1985, TEPCO memulai pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Panas Futtsu, yang menggunakan generator siklus gabungan pertama TEPCO.

Sejak saat itu, TEPCO konsisten mengembangkan pembangkit listrik tenaga panas. Tapi pada tahun 2011, perusahaan mengumumkan pembentukan Divisi Respons Pengaruh Nuklir Fukushima.

Seiring perkembangannya, Tepco mempunyai anak perusahaan, antara lain Tepco Fuel & Power, Tepco Power Grid, Tepco Energy Partner, dan Tepco Renewable Partner.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper