Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terseret Kasus Dugaan Korupsi BTS Kominfo, Berapa Harta Kekayaan Menpora Dito Ariotedjo?

Kejagung dikabarkan akan meminta keterangan Menpora Dito Ariotedjo dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Base Transceiver Station (BTS) 4G BAKTI Kominfo.
Presiden Jokowi datang ke Istora Senayan bersama Ibu Negara Iriana Jokowi dengan didampingi oleh Menpora Dito Ariotedjo serta Sekjen PP PBSI Fadil Imran untuk mendukung Anthony Sinisuka Ginting berlaga di babak Semi Final Indonesia Open 2023, Sabtu (17/6/2023) malam.
Presiden Jokowi datang ke Istora Senayan bersama Ibu Negara Iriana Jokowi dengan didampingi oleh Menpora Dito Ariotedjo serta Sekjen PP PBSI Fadil Imran untuk mendukung Anthony Sinisuka Ginting berlaga di babak Semi Final Indonesia Open 2023, Sabtu (17/6/2023) malam.

Bisnis.com, SOLO - Kejagung dikabarkan akan meminta keterangan Menpora Dito Ariotedjo dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Base Transceiver Station (BTS) 4G BAKTI Kominfo.

Rencananya, Dito akan segera diperiksa pada Senin, 3 Juli 2023. “Benar (Menpora Dito Ariotedjo) diperiksa Senin,” kata Jaksa Muda Agung Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah.

Di sisi lain, Dito Ariotedjo mengatakan bahwa dirinya telah menerima surat pemanggilan dari Kejagung terkait kasus BTS Kominfo.

Pihak Dito Ariotedjo mengatakan jika Menpora akan memenuhi panggilan Kejagung hari ini.

Mengacu pada masalah ini, banyak orang bertanya-tanya tentang berapa harta kekayaan Menpora muda Dito Ariotedjo.

Sebagai seorang Menteri, harta kekayaan Dito seharusnya sudah bisa dilihat secara publik melalui situs LHKPN. Meski demikian saat Bisnis mencoba melalukan penelusuran, rincian harta kekayaannya belum ada.

Dito Aritedjo belum melaporkan harta kekayaannya ke LHKPN meski sudah tiga bulan menjabat sebagai Menpora.

Padahal, Dito adalah pihak yang diwajibkan melaporkan harta kekayaan, baik saat awal menjabat lalu selanjutnya per periode, setahun sekali.

Dito Ariotedjo sendiri merupakan Menpora yang dilantik oleh Presiden Jokowi pada 3 April 2023 untuk menggantikan Zainudin Amali.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper