Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bagaimana Nasib Proyek PSN yang Tak Rampung 2024? Ini Kata Bappenas

Bappenas angkat bicara terkait nasib proyek strategis nasional (PSN) yang tidak rampung pada 2024.
Pekerja berada di proyek konstruksi Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Aceh, Sabtu (22/2/2020). Kementerian PUPR pacu pengerjaan konstruksi proyek strategis nasional termasuk tiga bendungan di Aceh yaitu Bendungan Keureuto di Aceh Utara. Kemudian, Bendungan Rukoh dan Bendungan Tiro di Kabupaten Pidie. Nilai investasi bendungan capai triliunan rupiah. Bisnis-Agne Yasa.
Pekerja berada di proyek konstruksi Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Aceh, Sabtu (22/2/2020). Kementerian PUPR pacu pengerjaan konstruksi proyek strategis nasional termasuk tiga bendungan di Aceh yaitu Bendungan Keureuto di Aceh Utara. Kemudian, Bendungan Rukoh dan Bendungan Tiro di Kabupaten Pidie. Nilai investasi bendungan capai triliunan rupiah. Bisnis-Agne Yasa.

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah menyiapkan rencana terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) yang belum tuntas pada 2024 atau seiring dengan berakhirnya periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Direktur Perencanaan & Pengembangan Proyek Infrastruktur Prioritas Nasional Kementerian PPN/Bappenas, Sumedi Andono Mulyo, menjelaskan saat ini sedang menyusun Rencana Jangka Panjang dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Dalam penyusunan RPJMN hingga 2029, Bappenas akan mengkaji dan memastikan proyek prioritas agar dapat dilanjutkan oleh pemerintahan berikutnya.

“Terhadap proyek-proyek yang rampungnya melebihi tahun 2024 tetap kami berkomitmen mendukung. Jadi yang tahap perencanaan, kami dorong sampai transaksi dan konstruksi. Kemudian yang sudah konstruksi melebihi 2024 kami akan masukkan agar dapat dilanjutkan di RPJMN 2025 – 2029,” kata Sumedi kepada Bisnis Indonesia, dikutip, Kamis (11/5/2023).

Alhasil, hal tersebut dapat mengurangi risiko dan kekhawatiran atas ketidakberlanjutan proyek strategis. Dia menegaskan Bappenas memastikan untuk memasukkan program prioritas dalam RPJMN berikutnya, siapa pun presidennya nanti.

“Sehingga proyek itu akan lanjut dan yang telah masuk daftar sebelumnya, akan dievaluasi kembali kalau masih krusial kami masukkan lagi ke RPJMN,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Bappenas, secara regular juga melakukan evaluasi terhadap PSN. Menurutnya, apabila selama 3 tahun PSN tersebut tak memenuhi kriteria readiness, secara otomatis akan dikeluarkan dari daftar. Bagi proyek yang mampu dan potensial akan dirampungkan pada 2024.

Sisi lain, bagi PSN yang mundur akan dilakukan carry over agar masuk RPJMN atau proyek prioritas 5 tahun berikutnya.

“Kami juga punya rencana pembangunan yang lebih panjang 2025 -2045 ada indikasi juga PSN masuk ke situ. Pembangunan ini berkelanjutan siapapun presidennya ya itu itu saja pembangunannya. Tinggal dipilih kembali yang penting mana, yang nggak yang mana,” jelasnya.

Berdasarkan data Bappenas, setidaknya ada 30 PSN yang rencananya bisa rampung pada 2023. Sebanyak 30 PSN tersebut, terdiri atas 8 proyek jalan dan jembatan, 12 proyek bendungan dan irigasi, 2 proyek kereta, 3 proyek energi, 4 proyek pelabuhan, dan 1 proyek bandara.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper