Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Roda Berputar! Warunk Upnormal Banyak Tutup, Giliran Mixue Berjaya

Geliat bisnis F&B bak roda berputar, Warunk Upnormal yang pernah hits kini justru banyak gerai tutup, sedangkan Mixue sedang berjaya di Indonesia.
Warunk Upnormal - Instagram @warunk_upnormal.
Warunk Upnormal - Instagram @warunk_upnormal.

Bisnis.com, JAKARTA - Bak roda berputar, kedigdayaan bisnis Warunk Upnormal yang didirikan sejak 2014 mulai meredup pada tahun ini. Di sisi lain, geliat bisnis Mixue Ice Cream & Tea di Indonesia sedang berjaya.

Sebelum dikabarkan menutup sejumlah gerainya, Warunk Upnormal sempat masuk peringkat pertama sebagai kafe terfavorit gen Z menurut Survei Top Brand Index (TBI) 2022. Dalam survei tersebut, bisnis food & beverage (F&B) asal Bandung itu sukses mengungguli Starbucks dan Lawson.

Namun, pada tahun ini, bisnis yang dirintis oleh Rex Marindo tersebut mendadak viral karena kedapatan menutup sejumlah gerainya.

Berdasarkan catatan Bisnis.com, Senin (6/2/2023), kami mengunjungi langsung sejumlah gerai Warunk Upnormal yang ada di wilayah DKI Jakarta. Gerai pertama yang dikunjungi adalah Warunk Upnormal di Indofood Tower, Jakarta Selatan.

Store Manager Warunk Upnormal Indofood Tower, Dedi P., menyampaikan, penjualan mereka mengalami penurunan drastis selama pandemi Covid-19 berlangsung, bahkan mencapai 40 persen. Apalagi, pelanggan di sana didominasi oleh karyawan Indofood.

“Tragislah [penurunan penjualan] sampai 40 persen menurut saya. Kita kan pelanggan kebanyakan karyawan Indofood,” kata Dedi, Senin (6/2/2023).

Adapun, untuk mempertahankan gerainya, Warunk Upnormal pun tetap beroperasi selama pandemi dengan hanya melayani take away saja.

Namun, pencabutan PPKM pada akhir 2022 memberikan angin segar. Pasalnya, sudah banyak pelanggan yang kembali berkunjung ke Warunk Upnormal Indofood Tower, meski pelanggan yang datang belum sebanyak pra pandemi.

Dedi juga menyampaikan, tingkat kunjungan pun meningkat terutama pada Selasa hingga Jumat saat jam makan siang.

Demi bisa menarik kembali pelanggan yang sempat hilang akibat pandemi, Warunk Upnormal, jelas Dedi, juga tengah gencar memberikan promo. Misalnya saat jam sarapan yaitu 08.00-11.00 paket sarapan roti cuma Rp16.500, yang biasanya seharga Rp23.000.

Berdasarkan pantauan Bisnis.com, gerai Warunk Upnormal di Indofood Tower tak begitu ramai. Tampak sejumlah pelanggan sedang menikmati hidangan sembari menyelesaikan pekerjaan mereka. Beberapa di antaranya juga terlihat duduk di bagian luar gerai.

Sebagai informasi, gerai Warunk Upnormal Indofood Tower buka dari jam 08.00 - 20.00, mengikuti aturan gedung.

Bisnis juga berkunjung ke gerai lainnya, tepatnya di Plaza Festival, Jakarta Selatan. Bangunannya lebih luas dibandingkan gerai yang ada di Indofood Tower.

Jumlah pelanggan yang datang pun agak sedikit lebih banyak dibandingkan gerai Indofood Tower. Second Leader Warunk Upnormal Plaza Festival, Bara, mengaku, tingkat kunjungan pelanggan mulai meningkat sejak PPKM mulai dilonggarkan.

Sementara itu, bisnis F&B yang lain seperti Mixue Ice Cream & Tea justru sedang berjaya pada tahun ini. Menurut data Momentum Asia, Mixue telah menjadi jaringan teh dan es krim terbesar di China dengan jumlah gerai sebanyak 21.582 toko per Maret 2022.

Warganet ramai menyoroti 'penjajahan' yang dilakukan brand es krim dan teh asal China, yakni Mixue yang serentak membuka gerainya di berbagai wilayah Indonesia.

Masifnya ekspansi yang dilakukan brand tersebut menjadi berkah bagi persewaan rumah toko (ruko). Bahkan, Mixue disebut sebagai 'malaikat pencabut ruko kosong' saking banyaknya gerai yang buka dalam kurun waktu yang berdekatan.

Dikutip dari dataindonesia.id, gerai Mixue menempati posisi ke-5 terbanyak di dunia dengan total 21.582 gerai pada 2021. Posisinya masih kalah dengan gerai F&B lain yang tak kalah populer di seluruh penjuru dunia.

Mixue telah berdiri sejak 1997 di China yang didirikan oleh Zhang Hongchao. Bisnis ini telah dimulai sejak dirinya masih mahasiswa bermodalkan tabungan sang nenek senilai 4.000 RMB atau sekitar Rp7 juta. Adapun, valuasi bisnis Mixue di seluruh dunia diprediksi mencapai US$3,17 miliar atau sekitar Rp49,54 triliun.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper