Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

AS dan Eropa Terancam Resesi 2023, Indonesia Bakal Kena Dampak?

Adanya ancaman resesi di AS dan Eropa diprediksi akan membuat investasi di Indonesia mengalami perlambatan.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 06 Desember 2022  |  12:42 WIB
AS dan Eropa Terancam Resesi 2023, Indonesia Bakal Kena Dampak?
Ilustrasi krisis ekonomi dan resesi global - Freepik
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) mewaspadai adanya ancaman resesi di AS dan Eropa. Pasalnya, jika AS dan Eropa mengalami resesi, ini tentu berdampak terhadap investasi di Indonesia.  

Direktur Bidang Perencanaan dan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Indra Darmawan mengatakan, adanya resesi di AS dan Eropa akan membuat investasi di Indonesia mengalami perlambatan. 

“Tentu investasi akan mengalami perlambatan dan ini harus kita waspadai,” kata Indra di acara US-Indonesia Investment Summit 2022 di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Senin (6/12/2022). 

Kendati demikian, dia menilai masih terlalu dini untuk melihat dampak yang ditimbulkan terhadap investasi dalam negeri.

Menurut Indra, dampak resesi AS dan Eropa baru akan terlihat pada kuartal II/2023.

“Baru akan sangat terlihat pada kuartal II tahun depan. Bagaimana dampaknya, kita lihat nanti,” ujarnya.

Mengutip data IMF dan Bank Dunia, proyeksi ekonomi global menurun dari 3,2 persen menjadi 2,7 persen pada 2023. Artinya, ekonomi dunia akan mengalami perlambatan dan memicu menurunnya permintaan.

Namun dia melihat, dampak resesi AS dan Eropa terhadap perekonomian Indonesia tak sebesar Malaysia, Thailand, atau Singapura. Sebab, porsi ekspor Indonesia tidak terlalu besar.

“Mungkin tidak akan berdampak terlalu besar, tapi kita harus tetap waspada,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Resesi bkpm investasi
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top