Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Microsoft, Google, Hingga Amazon Disebut Minat Investasi di IKN

Raksasa teknologi seperti Google hingga Amazon dikabarkan tengah membidik peluang di IKN.
Presiden Jokowi pada acara Ibu Kota Nusantara Sejarah Baru Peradaban Baru di The Ballroom Djakarta Theater, Jakarta, Selasa (18/10/2022) - BPMI Setpres/Muchlis Jr.
Presiden Jokowi pada acara Ibu Kota Nusantara Sejarah Baru Peradaban Baru di The Ballroom Djakarta Theater, Jakarta, Selasa (18/10/2022) - BPMI Setpres/Muchlis Jr.

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah perusahaan teknologi raksasa dikabarkan berminat untuk berinvestasi pada sektor digital di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN Mohammed Ali Barawi mengungkapkan dalam pengembangan infrastruktur digital di IKN Nusantara nantinya tidak hanya terpaku pada salah satu penyedia jasa saja.

Dia mengungkapkan pihaknya akan terbuka bagi seluruh provider atau investor yang memiliki minat. Namun, nantinya seluruh investor tersebut akan dipilih sesuai dengan keandalan, keberlanjutan, san kemampuan pemerintah.

"Kita buka kesempatan yang sama, tidak hanya teman-teman dari Korea, tapi Amerika, Eropa banyak. Untuk [investasi] data Google, Microsoft, Amazon, sedangkan Smart city ada Honeywell, kemudian IBM, Samsung," ujarnya di Jakarta, Selasa (29/11/2022).

Ali menuturkan sejauh ini dalam gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang digelar beberapa waktu lalu, LG dan Hyundai telah menandatangani nota kesepahaman untuk melakukan kerja sama.

Adapun, LG akan bekerja sama untuk pengembangan konsep kota cerdas di IKN Nusantara untuk mendukung pembangunan ekonomi hijau di Indonesia. LG akan menyediakan dan berpartisipasi dalam memberi solusi implementasi kota cerdas.

Sementara itu, Ali menjelaskan Hyundai akan bekerja sama untuk pengembangan mobil terbang atau advanced air mobility (AAM).

"Artinya mereka [investor] tertarik, percaya IKN Nusantara menjadi sebuah kota yang tidak hanya menjadi simbol bagi negara tapi juga kemajuan, yang kita harapkan menjadi living lab," ungkapnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Muhammad Ridwan
Editor : Kahfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper